Di Jepang, Yamaha Vino Punya Konsep yang Lebih Mewah

Kalau Honda punya varian Scoopy, maka Yamaha mengeluarkan model Fino. Ternyata di Jepang motor ini juga diperjualbelikan. Tapi namanya berganti menjadi Vino. Lantas bagaimana sih desainnya?

Eksistensi Yamaha Vino

Vino dikenal sebagai skuter retro yang unik dan selalu saja bikin enak dipandang. Salah satu varian yang populer di Jepang ialah Vino XC50D yang sejatinya dibikin oleh Yamaha Motor Taiwan. Varian tersebut dirilis tahun 2017 silam.

Grafik yang dipakai begitu beragam, meski grand design-nya tidak ada perbedaan dengan varian Fino yang dijual di Indonesia. Namun berbagai pilihan itulah yang bikin tampilan Vino kian elegan.

Kalau dilihat baik-baik, memang konsep Vino hampir mirip dengan Honda Giorno yang juga dipasarkan di Negara Matahari Terbit itu.

Di Jepang sendiri, Vino dibanderol dengan kisaran 20,9,520 Yen. Kalau di Indonesia Fino dihargai dengan Rp 17,7 jutaan.

Mesin Vino dibekali dengan pendingin cairan dengan satu silinder dan SOHC 3-katup. Soal konsumsi bahan bakarnya pun makin irit karena menggunakan sistem injeksi dengan teknologi terbaru Yamaha.

Pada model terbarunya, Vino sudah dibekali dengan sistem eSP yang sama dimiliki oleh Honda.

Maklum, ternyata model ini merupakan buah kerjasama antara Honda dan Yamaha. Bahkan Idling Stop System pun ditanamkan sehingga makin mirip dengan motor-motor Honda saat ini.

Konsep retro rupanya tidak hanya dipakai pada bodinya saja. Bagian panel meter juga ikut diubah untuk versi 2018. Tapi, model 2017-nya ternyata justru punya desain yang lebih retro!

Keistimewaan Vino Lainnya

Vino memiliki emblem tiga dimensi yang memang mengusung konsep lawas.

Demi menjaga keamanan motor, Vino dibekali dengan perangkat kunci anti maling yang banyak dipakai pada motor Honda.

Selain itu, terdapat kompartmen yang cukup luas di bagian depan yang diklaim memiliki kapasitas 500 ml. Buka saja bagian glove box. Bagian ini cukup luas hingga cocok untuk membawa berbagai macam barang.

Kalau mau membawa barang lebih besar, buka saja di balik jok karena tersedia ruang hingga 20 liter. Setidaknya cukup untuk menampung satu helm half-face.

Fitur menarik berikutnya ialah Combi-brake system. Fitur ini memudahkan pengereman sehingga tekanan rem berimbang antara depan dan belakang.

Varian Warna

Ada beberapa warna yang ditawarkan, contohnya Matt Altair Silver Metallic. Lalu, setidaknya ada total 5 warna berbeda.

 

Spesifikasi

  • Dimensi: 1,650 × 670 × 1,015 mm
  • Wheelbase: 1,180 mm
  • Tinggi Jok: 720 mm
  • Bobot: 81 kg
  • Tipe Mesin: water cooled 4 stroke single cylinder / SOHC 2 valve
  • Kapasitas Mesin: 49 cc
  • Inner diameter x stroke: 39.5 x 40.2 mm
  • Rasio Kompresi: 12.0
  • Power: 3.3 kW (4.5 PS) / 8,000 rpm
  • Torsi: 4.1 N · m (0.42 kgf · m) / 6,000 rpm