Neo-Retro Lagi Booming, Apa Hebatnya Suzuki SV650X?

Model baru Suzuki SV640X (nama aslinya SV 650 ABS) yang mulai dikomersialkan untuk pasar domestik Jepang selama beberapa tahun, kembali melanjutnya debutnya dengan varian terbaru. Suzuki menyebutnya Neo-Retro yang saat ini pun sangat santer di dunia roda dua.

Sekarang, Kami akan membahas lebih detail tentang SV650X beserta gambar-gambar kerennya buat Kamu. Tapi, kami akan mengambil sudut pandang spesifikasi Eropa.

 

Latar Belakang Pemasaran SV650X

Suzuki SV650X by ride-aid.jp

Yap, varian Suzuki SV650X yang diperjualbelikan di Jepang sebenarnya mengambil basik dari SV650X buatan Eropa. Di negara matahari terbit itu, motor ini mulai dipasarkan di bulan Januari lalu.

 

Hingga sekarang pun, motor ini masih menggeliat dan bikin segar lini roda dua Jepang. Bentuknya ramping dan enteng sebagai sebuah motor sport. Mesinnya mengandalkan 2 silinder berkonfigurasi V (V-Twin) dengan total kapasitas 650cc.

 

SV650X Terlihat Cakep Bergaya Neo-Retro

Suzuki SV650X by ride-aid.jp

Bagi yang penasaran dengan versi Jepangnya SV650X ABS, yuk kita bahas satu per satu.

Spesifikasi Eropa sedikit berbeda dengan yang dijual di Jepang. Hal itu terlihat dari grafik pada tanki. Sebagai motor neo-retro, memang nuansa klasik begitu kental.

Wujudnya unik dengan ciri khas Cafe Racer. Elemen yang dipakai cenderung ke arah sport melalui penyematan head light cowl, handle bar terpisah, track roll seat dan merek SUZUKI yang dipertegas pada tanki. Hal ini bikin auranya makin kental seperti motor retro.

Di bawah headlight, sangat memungkinkan untuk menambahkan fog lamp sebagai pilihan.

 

Detail SV650X

Suzuki SV650X by ride-aid.jp

sekarang, kami akan memperkenalkan detail motor ini sesuai dengan spesifikasi Eropa. Simbol cafe racer dan impresi retronya terlihat jelas dari sisi headlight cowl yang diberi aksen khusus pada celah-celah di sisi kiri-kanan housing headlight.

Handle bar yang terpisah dibikin lebih membungkuk sehingga kental dengan model cafe racer.

 

Setang racing Suzuki SV650X by ride-aid.jp

Selain itu, style-nya sebagai track roll bikin jok dudukan lebih proporsional dan nyaman buat dikenderai.

Dengan menggunakan peranti mesin yang serba baru, Kami benar-benar bisa merasakan impresi yang signifikan dari SV650 ABS.

 

Suzuki SV650X by ride-aid.jp

Pada sektor dapur pacu tersebut, performanya bikin kami ketagihan!

Mesinnya optimal sebagai pengampu V-Twin dengan suara yang merdu karena interval letupan pembakaran yang tidak setara. Pada akselerasi bawah, Kamu akan terpesona dengan enaknya tarikan torsi yang nendang dan juga riding yang menantang. Ketika sampai pada putaran tengah, akselerasi terasa begitu mudah digenjot. Sedangkan di putaran tinggi, napasnya terasa panjang dan begitu menjambak.

Karakteristik output ketika menjalani akselerasi awal terasa lembut, tapi setiap Kamu mau menggeber gas, mesin akan menerimanya dan siap ngebut kapan saja. Kamu juga diberi kebebasan untuk memilih mode riding, seperti di kota, pegunungan atau jalan tol.

 

Mesin SUzuki SV650X by ride-aid.jp

Jantung pacu berteknologi terbaru ini mengadopsi Suzuki dual spark plug dengan 2 spark plug sekaligus dalam untuk satu silinder. Karena kombusinya begitu besar, membuat powernya terasa lembut, sehingga lebih irit bahan bakar dan minim gas buang.

 

Dual Spark System Suzuki SV650X by ride-aid.jp

Selain itu, resin skirt diterapkan pada bagian skirt piston untuk mengurangi gesekan silinder dan piston. Cincin yang memiliki tipe L diadopsi sebagai cincin piston (ring piston). Letupan gas yang tereduksi karena tingkat presisi yang tinggi. Hal ini berkontribusi besar pada efisiensi bahan bakar tinggi dan pengurangan emisi.

Kopling built-in TI-ISC menggunakan peranti yang bisa membantu motor untuk berjalan stabil pada RPM rendah. Peranti ini juga dipercaya bisa mengontrol kecepatan, posisi gigi perseneling, bukaan katup hingga kedalaman kopling dengan menunjukkan informasinya kepada biker ketika melaju pada kecepatan rendah.

 

Teknologi TI-ISC Suzuki SV650X by ride-aid.jp

Depresi rotasi mesin ketika melaju pada awal kecepatan ditekan maksimal sehingga terasa mulus. Begitu juga, ketika akselerasi dengan kecepatan rendah (Stop and Go) ketika bermacet-macetan atau putar balik, Kamu akan merasa sangat terkontrol tanpa merasakan penurunan putaran mesin.

Dan yang terlihat menarik ialah bodinya yang ramping meskipun mesinnya menggunakan V-Twin.

 

 

Bodi Ramping Suzuki SV650X by ride-aid.jp

Dilengkapi dengan preload adjustable front fork, Kami merasakan kenyamananya bukan dari sisi impresinya saja, tapi juga kemampuan larinya yang syarat nuansa Cafe Racer. Seirama dengan hal itu, terdapat kaki-kaki berukuran 120/70 ZR17M / C, dan belakang 160/60 ZR17M/C.

Pola pengereman ABS-nya mampu mendeteksi setiap kecepatan roda menggunakan speed sensor yang tertanam pada ban depan dan belakang. Secara otomatis, peranti ini akan mengontrol efektifitas pengereman untuk mencegah penguncian ketika tuas rem berfungsi optimal. ABS tersebut merupakan peranti standar buat SV650X.

 

Suzuki SV650X by ride-aid.jp

Melengkapi kehebatan mumpuni SV650X, motor ini juga diberkahi dengan Suzuki Easy Start system yang bisa dioperasikan dengan sekali sentuh. Saat tombol start ditekan, starter motor akan berotasi pada waktu tertentu.

 

Control Unit Suzuki SV650X by ride-aid.jp

Selanjutnya, ECM (Engine Control Module) mendeteksi hal itu dan mulai menyesuaikan start dan stop starter motor.

 

Sulit Memilih Warna yang Pas

Suzuki SV650X ride-aid.jp

Memang benar Suzuki SV650X memiliki warna yang atraktif, tapi sayangnya tidak pada warnanya.

Motor ini hanya memiliki satu warna saja yakni Gray Metallic No.3 (QEB). Tapi harganya cukup bikin garuk-garuk kepala. Versi termurahnya dibanderol 730,000 8,720 yen sedangkan versi yang lebih tinggi sebesar 780,000 1,920 yen (sudah termasuk pajak). Ada selisih sebesar 40,000 3,200 yen.

 

SV650X Merupakan Versi ‘Ganteng’ dari SV650

Suzuki SV650X by ride-aid.jp

Nah sekarang, apa yang Kamu pikirkan? Kali ini kami telah sedikit membahas soal SV650X yang diperkenalkan dengan genre Neo-retro yang begitu mahsyur di seluruh dunia.

Sekali lagi, ketika Kami meninjau model ini, apakah menurut Kamu SV650X pantas disebut sebagai versi ‘ganteng’ dari SV650? Secara pribadi kami memang tidak terlalu demen dengan neo-retro, tapi jika kamu suka model sport klasik yang ramping dengan mesin besar, inilah jawabannya!

Bagaimana menurut Kamu?