Honda Monkey Muncul Lagi dengan Tampilan Baru, Begini Detailnya

Banyak yang menyukai Honda Monkey sebagai karakter ikonik. Karena modelnya yang mungil, kerap kali motor ini manjadi bahan koleksi bagi para penyuka otomotif.

Ternyata, meski sudah lama berkeliaran di bursa motor dunia, produksi Honda Monkey rupanya tidaklah berhenti. Model ini terus saja tampil dengan konsep anyar.

Hanya bedanya, model terbaru ini menggunakan mesin yang lebih besar setelah pada tahun 2017 lalu, versi mesin 50cc dihentikan produksinya. Padahal varian tersebut sudah diperjualbelikan sejak tahun 1967 silam. Saat perpisahaan terakhirnya, muncullah varian bernama Monkey 50th Anniversary Edition.

Model special edition itu lantas menjadi ikon salam perpisahan. Alasan pengehentian produksi Monkey 50cc karena motor ini tak lagi memenuhi standar regulasi emisi gas buang.

Versi Terbaru Bermesin 125cc

Setelah varian 50cc ditinggalkan, maka muncullah versi mesin 125cc. Ya, dengan mesin yang besar motor ini tetaplah Monkey yang dulu, alias tidak banyak ciri khasnya yang berubah.

Karakter klasik masih saja dipertahankan, dan keunikan Monkey yang gampang dikendalikan membuat motor ini masih saja dicintai.

Honda Monkey 125cc ini selanjutnya akan dipamerkan di Tokyo Motor Show dan diperkirakan akan ada banyak khalayak yang penasaran untuk melihatnya langsung.

Perbedaaan Versi 125cc dan 50cc

Selain kubikasi, terdapat perbedaan lainya seperti bodinya yang menjadi bongsor. Pun dengan wheelbase, sehingga bikin kesannya lebih bongsor. Dengan jarak jarak antar roda mecapai 1.155 mm, malah bikin Monkey mirip dengan Honda Grom.

Lalu di bagian kaki juga ikut diubah, seperti penggunakan suspensi depan yang sudah di-upgrade dan kaki depan yang menggunakan tipe inverted.

Bagian suspensi belakang tidak berubah dan sepertinya Honda memang sengaja mempertahankan ciri khasnya agar tak lagi mirip Grom.

Ring velg yang dipakai berukuran 12 inch dan ditambah dengan ukuran ban lebih tebal dari Grom, yaitu 130/80 – 12 69 J.

Beranjak ke sektor dapur pacu, selain memiliki kubikasi 125cc, mesinnya menggunakan bore x stroke 52.4 × 57.9 mm yang berhasil menelurkan power sebesar 1,9 KW/7.000 rpm. Torsinya tembus hingga 11 Nm/5.250 rpm.

Salah satu rahasia kegagahan Monkey, terletak pada penggunaan cover knalpot besar. Dan memang ujung saluran gas buang tersebut terbilang bongsor untuk ukuran motor sekecil itu.

Perbedaan lainnya ada pada lampu depan LED yang sesuai dengan teknologi sepeda motor terkini.

Tapi bagian belakang masih mengadopsi konsep lampu sein dan stoplamp klasik yang mirip dengan motor-motor CB lawas.

Berapa Harganya?

Dengan perubahan yang lumayan banyak, tentu membuat Honda Monkey dibanderol lebih mahal ketimbang versi 50cc.

Ada dua varian warna yang ditawarkan, yaitu “Pearl Nebula Red” dan “Banana Yellow”.

Harga untuk versi 125cc berkisar:

  • Monkey 125: 399,600 Yen
  • Monkey 125 ABS: 432,000 Yen

Padahal untuk varian 50cc 50th Anniversary Edition, dibanderol dengan harga 352,080 Yen.

Spesifikasi Honda Monkey 125cc

  • Dimensi: 1,710 × 755 × 1,030 mm
  • Wheelbase: 1,155 mm
  • Tinggi Jok: 755 mm
  • Bobot: 105 kg (ABS is 107 kg)
  • Engine model / Valve system: air-cooled 4-stroke single cylinder / SOHC
  • Kapasitas mesin: 124 cc
  • Bore × Stroke: 52.4 × 57.9 mm
  • Rasio Kompresi: 9.3
  • Power: 6.9 kW [9.4 PS] / 7,000 rpm
  • Torsi: 11 N · m [1.1 kgf · m] / 5, 250 rpm