Sejarah Panjang Motor-motor Legendaris Kawasaki Berjuluk Lime Green

Siapa sangka jika warna hijau pernah dianggap sebagai simbol nasib buruk. Tapi, mitos tersebut tak membuat Kawasaki mengurungkan niatnya.

Bahkan mereka banjir prestasi dengaan menggunakan warna hijau, contohnya pada mesin A1R di tahun 1968 untuk menantang mitos tersebut. Maka muncullah istilah Kawasaki Lime Green

Motor-motor Pemilik Istilah Lime Green

Salah satu motor yang menjadi penerus A1R ialah A7RS (1969) dengan mesin 250cc. Dapur pacu tersebut memiliki bore 63 mm yang sanggup memproduksi power hingga 53 HP / 9500 rpm dan berhasil memenangkan kejuaran dunia kelas 350 di tahun 1968.

Motor selanjutnya ialah H1R (1969) yang merupakan pengembangan dari Mach III. Motor 2-tak ini memiliki 3-silinder dengan kopling kering dan karburator berukuran besar. Dalam sejarahnya, H1R pernah menjuarai balap dunia di kelas 500 GP.

Kemenangan Hebat di GP250 dan GP350

KR 250 (1979) lahir sebagai motor yang bentukannya nyentrik dan banyak menarik perhatian. Motor ini memiliki twin-engine dengan konsep rotary valve dan couter-rotating two-axis crank. Desainnya kompak, ramah bobot dan memiliki suspensi UniTrack.

Selama berkarir di dunia balap, KR250 sudah memenangkan 80 kali gelar juara dunia. Di tahun 1978 hingga 1982, kejuaraan GP250 dan GP350 nyaris didominasi oleh KR250.

KR 500 merupakan motor yang bertarung di kelas tertinggi kala itu, yakni GP500. Motor ini menggunakan rangka semi-monocoque berbahan aluminium.

Motor ini akhirnya mundur dari dunia balap setelah menginjak tahun 1982.

Sang Juara 3 di GP Jepang 2004

Kawasaki Ninja ZX-RR merupakan salah satu sejarah yang menemani kejayaan Kawasaki dalam mengikuti kejuaraan balap MotoGP tahun 2004. Dalam kesempatan itu, ZX-RR sempat memperoleh juara 3 di tahun 2004 dan podium 2 di tahun 2007.

Performa tersebut tentu tidak jauh dari kekuatan Kawasaki sebagai Grand Prix racer yang berani meningkatkan speed dan memperkecil lap time.

Tahun 1970an hingga 1980an, Kawasaki terjun di balapan Amerika Utara dan Eropa. Kala itu Kawasaki dikenal sebagai Green Monster karena prestasinya.

Misi Kawasaki ialah untuk melaju di jalannya sendiri tanpa takut gagal. Cara mewujudkannya pasti dengan meningkatkan teknologi yang seolah tiada habisnya.

Semangat luar biasa itulah yang berhasil mewujudkan Lime Green dan terus dipakai oleh Kawasaki hingga sekarang.