Motor Nyentrik Ini Punya Mesin Unik di Roda Depan, Apa Fungsinya?

Motor listrik bernama Ethec ini merupakan maha karya besar yang menggabungkan antara seni desain dan juga teknologi terkini. Dengan kemampuannya yang mumpuni, motor ini bahkan sanggup menempuh perjalanan hingga 250 miles (402 Km) dalam satu kali isi batrei sampai penuh.

Ethec dibekali dengan perangkat batrei berkekuatan 15 kWh yang digarap oleh para mahasiswa dari Universitas Swiss. Di bagian roda depannya dibekali dengan motor tambahan untuk mendukung sistem regenerative braking.

Keseluruhan rupa fisiknya terlihat nyentrik dan tidak berimbang antara bobot dan desain keseluruhan. Yap, memang mungkin begini jadinya apabila para mahasiswa teknik dan desain dari ETH Zurich and Universitas Zurich jurusan Seni berkolaborasi menghasilkan karya berupa sepeda motor listrik. Total ada 16 mahasiswa yang berkecimpung dalam proyek ini.

Nah, biar semakin lega dalam memperhatikan setiap detailnya, mari intip beberapa poin kerennya motor ini seperti berikut:

Front Wheel-Hub Motor

Jika umumnya tenaga pengereman 75 persen hilang di roda depan, Ethec justru berusaha untuk membenahi hal tersebut. Untuk itulah, motor listrik yang ada di roda depan difungsikan secara maksimum untuk memulihkan energi pengereman dan memperoleh efisiensi bahan bakar yang lebih bagus, meningkatkan sistem keamanan, dan pengalaman berkendara yang makin enak secara keseluruhan.

Innovative Braking Lever

Dalam hubungannya sebagai penghemat bahan bakar, terdapat perangkat unik berupa setang rem (brake lever) yang dilengkapi dengan inductive sensor. Melalui peranti terebut, motor akan secara bertahap memulihkan power kedua roda.

Battery Storage

Mesin motor listrik tentu tidak akan jauh dari penggunaan batrei. Ethec mengandalkan teknologi thermal management yang memungkinkan motor menampung daya yang besar dan juga efisiensi serta tingkat keselamatan operasi lebih tinggi.

Sleek Monobody Design

Meski menggendong batrei yang besar, nyatanya motor ini masih terlihat ramping dan unik. Menariknya lagi, para kreator membikin konsep ramping tersebut layaknya tubuh manusia yang proporsional.

Nah, hal itu bisa dilihat dari headlight yang seperti kerah baju, dan beberapa elemen penting yang menjadi perpanjangan dari kepala motor. Selain itu, ada juga tonjolan pada bahu sehingga meningkatkan kesan motor sebagai sebuah karya yang kokoh. Lalu di bagian kursi juga dibuat ramping yang melambangkan pinggang, sehingga lengkap sebagai kesatuan utuh monobody.

Cooling System

Seperti semua kendaraan listrik yang mengandalkan baterai lithium-ion bertenaga tinggi, sistem pendinginan adalah tantangan utama dalam proyek ini.

Tim yang bertanggung jawab untuk menyempurnahakn Ethec memasukkan sistem pendingin termoelektrik yang memungkinkan baterai tetap dingin. Hal ini dapat diwujudkan dengan menggabungkan sumber tenaga yang dapat diandalkan dengan sistem pendingin yang mudah dirawat dan aliran minyak pendingin yang mampu menjangkau semua sel.

Tim Ethec yang terdiri dari para teknisi mendapatkan sejumlah besar sponsor dari para penggerak industri. Berarti, bisa jadi pemasarannya bisa terus maju dan pengembangannya terus berkelanjutan seiring berjalannya waktu.

Sumber Foto: Ethec