Ungkap Rahasia Yamaha R125, Motor Kecil Bertubuh Layaknya R6

Di Indonesia, motor 125cc umumnya menggunakan bodi bebek atau juga matik. Selain itu, ada juga tipe sport seperti Kawasaki Z125 yang justru berbodi mungil

Tapi di belahan dunia lain, seperti halnya Eropa, motor 125cc malah diciptakan dengan perawakan gagah layaknya sebuah moge (motor gedhe). Nggak percaya? Salah satu contohnya ialah Yamaha R125 yang nantinya akan disaingi oleh kehadiran Kawasaki Ninja 125.

Lantas, bagaimana detail motor bermesin kecil dengan aksesori full-fairing tersebut?

Lahir pada Tahun 2008

Yamaha R125 terlahir sebagai anak paling ‘bontot’ dari keluarga R-Series. Dari sinilah sangat jelas jika perawakan serta komponen-komponennya kental dengan aura racing yang diadopsi dari kakak-kakaknya, seperti Yamaha R15, R3/R25, R6 dan R1.

Motor ini pertama kali diproduksi pada tahun 2008. Setelah peluncurannya, R125 terbilang cukup nge-hits dan banyak diminati para konsumen.

Tidak hanya soal bodi, dari segi teknologinya pun R125 juga tidak kalah menarik karena menekankan berbagai peranti canggih khas motor balap. Contoh yang paling kentara terletak pada suspensi Up-Side Down dan juga lengan ayun berbahan aluminium yang terkenal enteng dan rigid.

Yamaha R125 Mirip R6

Kedekatan R125 dengan R6 terbaru bisa dilihat dari konstruksi fajahnya yang juga menggunakan air-scoop lebar, serta model headlamps menyudut. Fungsi pencahayaannya terbilang lebih modern karena mengandalkan lampu LED. Pun dengan instrument panel serba digital layaknya R15 saat ini.

Di Inggris, versi R125 tahun 2014 sudah dibekali dengan ban Michellin Pilot. Sedangkan varian sebelumnya menggunakan Pirelli Sport Demon. Ukuran kaki-kakinya juga dibikin sedikit terlihat lebih gambot dengan 130/70-17 untuk belakang dan 100/80-17 untuk depan.

Kapasitas tangkinya cukup luas untuk menampung hingga 14 liter. Padahal motor ini sangat irit dengan catatan konsumsi bahan bakar 48 Km/liter.

Fitur menarik lainnya ialah kombinasi rem yang makin canggih dengan ABS. Umumnya, fitur ini hanya dipakai untuk kelas motor mulai 250cc untuk pasar Indonesia. Ukuran disk-nya mencapai 297 mm sehingga cukup efektif menghentikan kelajuan meskipun motor ngebut dan harus melakukan hard-braking.

Jelas kemampuannya saat digeber terasa lebih enak karena berbagai peranti yang serba premium.

Dapur Pacu Yamaha R125

Beranjak ke bagian dapur pacu, motor ini diberkahi pendingin liquid 4-tak dengan silinder tunggal. Tapi, percepatannya bisa sampai 6 tingkatan yang dipadu dengan akselerasi empuk sehingga rasanya sangat responsif.

Kapasitas mesin yang hanya 124,7 cc jelas tidak akan mampu menandingi kakak-kakaknya, seperti Yamaha R25. Tapi, untuk menerjang ramainya lalu lintas urban, motor ini bisa dibilang masih cukup mumpuni karena sanggup menyemburkan power sebesar 11 Kw pada 9.000 rpm dan torsi puncak 12,4 Nm pada 8.000 rpm. Soal kecepatan maksimum, motor ini disebut hanya bisa melaju hingga 70 mph atau sekitar 112 Km/jam saja.

Foto by Sport Marine

Setidaknya ada tiga warna yang ditawarkan, antara lain merah, hitam dan biru. Sedangkan dari sisi harga, Yamaha R125 yang dipasarkan di Inggris, menurut situs resmi Yamaha, dibanderol dengan £4,649.00 atau setara Rp91,4 jutaan (Kurs £1 = Rp19.666).

Kesimpulan

Kesimpulannya, Yamaha R125 bisa dianggap sebagai motor berkapasitas mesin kecil yang tampil beda oleh berbagai aksesori yang menempel pada tubuhnya. Konsepnya jelas tidak sebanding dengan kapasitas mesinnya yang hanya 125cc. Berbagai aksesori premium tersebut, nyatanya lebih mirip dengan motor-motor kelas besar seperti halnya Yamaha R6, begitu pula dengan desainnya.

Tapi, dilirik soal harga, motor ini cukup mahal dan tidak terlalu affordable. Mungkin hal itu juga yang bikin Yamaha R125 tidak dipasarkan untuk Indonesia.

Spesifikasi Teknis Yamaha R125

Engine

Engine type
Single cylinder, 4-stroke, liquid-cooled, SOHC, 4-valves
Displacement
124.7cc
Bore x stroke
52.0 mm x 58.6 mm
Compression ratio
11.2 : 1
Maximum power
11.0 kW (15.0PS) @ 9,000 rpm
Limited power version
N/A
Maximum Torque
12.4 Nm (1.25 kg-m) @ 8,000 rpm
Lubrication system
Wet sump
Clutch Type
Wet, multiple-disc coil spring
Carburettor
Electronic Fuel Injection
Ignition system
TCI (digital)
Starter system
Electric
Transmission system
Constant Mesh, 6-speed
Final transmission
Chain
Fuel consumption
2.13 l/100km
CO2 emission
49 g/km

Chassis

Frame
Steel Deltabox
Front travel
130 mm
Caster Angle
25º
Trail
89 mm
Front suspension system
Upside-down telescopic fork, Ø 41 mm
Rear suspension system
Swingarm, (Link type suspension)
Rear Travel
114 mm
Front brake
Hydraulic single disc, Ø 292 mm
Rear brake
Hydraulic single disc, Ø 230 mm
Front tyre
100/80-17 M/C
Rear tyre
130/70-17 M/C

Dimension

Overall length
1,955 mm
Overall width
680 mm
Overall height
1,065 mm
Seat height
825 mm
Wheelbase
1,355 mm
Minimum ground clearance
155 mm
Wet weight (including full oil and fuel tank)
142 kg
Fuel tank capacity
11.5 litres
Oil tank capacity
1.15 litres