Si ‘Kalabendu’, Motor Kustom asal Purwokerto Berbahan 90% Handmade

Bukan Psychoengine namanya jika mereka tidak menyuguhkan kreasi seru dalam dunia kustom. Rumah modifikasi yang digawangi oleh M. Yusuf Adib selalu bisa bikin sensasi dengan rangkain mesin handmade mereka.

Kali ini Otoraja akan membahas kembali sosok Kalabendu yang bikin kagum di ajang Kustomfest tahun lalu. Seperti apa sosok motor ini? Dan siapa sih M. Yusuf Adib itu?

Kala Bendu dan Masa Kegilaan

Kalabendu (Kustomfest)

Nama Kalabendu bisa diartikan secara kasar sebagai masa kegilaan. Kala (Bathara Kala) di dalam mitologi Jawa dan Bali berarti Dewa Waktu dan Kegelapan. Kalabendu juga memiliki makna era dari sebuah bencana.

Dari ide unik tersebut, lahirlah karya besar berupa motor kustom yang 90 persen partnya dibikin sendiri oleh Psychoengine.

Yusuf membangun Kalabendu dari mesin V-Twin berkubikasi 815cc. Bagian-bagian crank dikerjakan sendiri dengan manual casting dan finishing memanfaatkan mesin mailing. Silinder serta head masih asli kepunyaan Bajaj Pulsar.

Kalabendu (Kustomfest)

Jalur oli dalam bak oli mesin, kruk as sampai konfigurasi mesin sengaja dibikin ganjil. Yusuf turut mengkombinasikan connecting rod HD Iron Head dengan piston Honda Excellent 72cm untuk membuat stroke V-Twin berukuran 100.

Menurut situs resmi Kustomfest, pengecoran ulang mesin dilakukan dengan penuh perhitungan. Guna menghasilkan torsi bawah, Yusuf menambahkan beban 3 Kg dengan mengaitkan bandul pada kruk as yang sudah disesuaikan.

Penyaluran daya dibebankan pada timing belt yang diambil dari Mitsubishi L300 tipe bensin beserta gigi timing belt-nya. Bagian tersulit ada pada saat pembuatan sproket kopling dan primer. Perbandingannya 24:48. Komponen-komponen kopling menggunakan part HD Sportster 883 yang digabungkan dengan Gearbox 4-percepatan BSA tahun 1956.

Kalabendu (Kustomfest)

Tak kalah menarik justru ada pada CDI yang memanfaatkan part Shogun Kebo dan pulser Honda Tiger. Menurut Yusuf sendiri, penggabungan peranti tersebut justru bikin percikan api di dalam ruang bakar lebih tercukupi. Dengan begitu motor akan idle secara normal.

Sama seperti motor-motor kustom lainnya, bagian bodi menjadi pertaruhan berikutnya. Jelas saja, bodi dibikin sendiri oleh Yusuf, seperti frame full custom, setang, tangki dan lampu yang dikawinkan dengan knalpot stainless las cacing.

Cerita Ukiran-ukiran Kalabendu

Kalabendu (Kustomfest)

Sesuai dengan namanya, ada banyak cerita yang ingin dikisahkan dan dirangkum di dalam wujud Kalabendu. Kisah-kisah tersebut lantas direpresentasikan ke dalam bentuk ukir-ukiran yang menyelimuti beberapa part motor tersebut. Uniknya, setiap ukiran yang ada pada masing-masing part memiliki cerita tersendiri. Semua ukiran ala relief itu dikreasikan oleh Cetul Leatherart.

Salah satu otak ceritanya tertera pada jok motor. Bagian tersebut bercerita soal kekacauan yang sebenarnya. Suasana kengerian dari kalabendu ditorehkan lewat balutan two-tone dengan dominasi warna gelap. Karena memiliki bentuk cafe racer, Yusuf memilih teknik carbon water printing.

Spesifikasi Kalabendu

● FRAME / SASIS
Type : Handmade Full

● MESIN
Type : 95% Handmade, V Twin
Capacity : 815 cc

● TRANSMISI
Type : BSA 350 1956

● KAKI-KAKI
Roda depan & belakang : DID 2.15-19 (front), 2.50-17 (rear)
Ban depan & belakang : Fuckstone 400/19 (front), 450/17 (rear)

Sosok M. Yusuf Adib

M. Yusuf Adib (Suryanation Motorland)

Nama M. Yusuf Adib mendadak melayang di udara setelah ia berhasil menciptakan motor kustom Naga Lima dan memenangkan Suryanation Motorland 2016.

Saat itu, ia membikin mesin radial 5 silinder dengan basis Honda Tiger lansiran tahun 2000. Pembuatan mesin tersebut terinspirasi dari dapur pacu pesawat Cureng, salah satu pesawat tempur legendaris milik TNI.

Cerita Yusuf dengan dunia kustom bermula dari pengalamannya mengubah mesin Vespa. Ia pernah membuat mesin 4-tak Vespa yang aslinya berkonfigurasi 2-tak.

Sukses dengan project Vespa, Yusuf melanjutkan kreasinya dengan mesin Honda GL-100. Normalnya memang 1-silinder. Namun, Yusuf mengubahnya jadi 3-silinder dengan memanfaatkan konfigurasi ‘W’ engine.

Awal karir menanjak Yusuf dimulai dari sini. Ketika ‘W’ engine selesai dibangun, ia punya ambisi besar untuk menciptakan mesin 5-silinder radial itu. Namun, kisah tersebut tak semulus yang dibayangkan.

Musibah sempat menghampiri Yusuf. Rumah dan bengkel tempatnya bekerja mengalami kebakaran dan menghanguskan hampir semua barang-barang koleksinya pada 26 Agustus 2014 silam. Termasuk di antaranya mesin 5-silinder yang sedang ia kembangkan. Padahal, saat itu proses pengerjaan sudah berjalan 50%.

M. Yusuf Adib (Instagram)

Semangat kerjanya tak lantas pupus begitu saja. Berbekal blue print yang masih ia ingat betul, proses pun dilanjutkan kembali dan jadilah Naga Lima bermesin 5-silinder. Motor tersebut lantas dibawa ke Suryanation Motorland dan turut dipajang di Kustomfest hingga memukau para pengunjung di Yokohama Hotrod Custom Show ke-25, Jepang.

Tahun ini, Yusuf pun belum selesai menorehkan prestasi lagi. Kembali di ajang Yokohama Hot Rod Custom Show 2018, ia membawa Kanjeng Nyai dengan mesin berbasis Honda CB-100 tahun 1976. Mesinnya menjadi 3-silinder dan banjir perhatian para pengunjung.

Bengkel Psychoengine

Bengkel Psychoengine (Instagram)

Bengkel Psychoengine melayani bermacam kustom motor mulai dari mesin kecil hingga besar. Bahkan konfigurasi pun bisa disesuaikan seperti kemauan kustomer.

Tapi, harga tentu saja mengacu pada permintaan. Kalau mesinnya gedhe, harganya akan bertambah. Termasuk jika ada konfigurasi yang memiliki kesulitan cukup tinggi.

Alamat : Jl. Bumi Perkemahan Kendalisada No 01 Rt 12 Rw 04, Dusun III, Kaliori, Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53191

Telepon : 0857-4706-4611
Hari Buka : Minggu hingga Sabtu (Senin tutup)
Jam Buka : 08:00 pagi hingga 17:00 sore

Berikut kisaran harga racikan bengkel Psychoengine untuk beberapa jenis mesin yang dikutip dari laman Kompas.com:

V-Engine:

  • Yamaha Scorpio: Rp 25 juta
  • Yamaha Byson: Rp 23 juta
  • Honda Tiger: Rp 23 juta
  • Mesin motor bebek: Rp 14 – Rp 16 juta (untuk L-engine lebih murah RP 2 juta).
    *Lama pengerjaan kurang lebih lima bulan, tergantung antrean

Boxer:

  • Honda Tiger: Rp 30 juta
  • Yamaha Scorpio: RP 32 juta
  • Mesin motor bebek: Rp 18 juta – Rp 20 juta
    *Lama pengerjaan delapan bulan tergantung antrean

W-Engine:

  • Yamaha Vixion: Rp 35 juta
  • Yamaha Scorpio: Rp 35 juta
  • Honda Tiger: Rp 30 juta
    *Lama pengerjaan delapan bulan tergantung antrean

5 Silinder:

  • Honda Tiger: Rp 120 juta
  • Yamaha Scorpio: Rp 125 juta
    *Lama pengerjaan 12 bulan, tergantung antrean