Percaya atau Tidak, Motor Berwujud Unik Ini Ternyata Berbahan Baku Bambu

Sekelompok penggemar kendaraan ramah lingkungan di Filipina, Banatti, membangun sepeda motor listrik kecil berkarakter tegas dan berunsur seni tinggi untuk mendemonstrasikan bahwa bahan sederhana seperti bambu bisa dijadikan sepeda motor. Motor tersebut akhirnya diberi nama Green Falcon yang sejatinya bukan diperuntukkan untuk adu kecepatan, tetapi lebih kepada karya yang berciri khas bambu dengan ornamen tak biasa!

Foto by goodnewspilipinas

Orang yang berjasa untuk mendesain bodi motor ini ialah Christopher Paris Lacson dan tim kecilnya. Mereka memulai pengerjaan dengan menggunakan bingkai dasar utilitarian yang cukup untuk menyesuaikan bodi motor listrik dengan power 3.3-kW (4.4-hp) dan baterai lithium 48-volt itu. Jadi dipastikan motor ini tidak akan memiliki emisi gas buang.

 

Kecepatan Green Falcon

Foto by motor1

Soal kecepatan, motor ini bisa ngebut sampai 70 mph (110 km/jam). Akan tetapi, tim Banatti justru membuatnya jauh lebih lambat dari standar motornya hingga 37 mph (60 km/jam) saja. Alasannya cukup masuk akal, karena mereka harus menyesuaikan batas kecepatan di Manila, Filipina. Meski demikian motor ini masih cukup kuat untuk melakukan wheelie karena torsi puncaknya mencapai 150 Nm (110 lb-ft).

Ciri Khas Green Falcon

Foto by omoimot.ru

Di bagian atas sasis terdapat anyaman bambu yang dibalut dengan ciri khas Green Falcon. Perombakan motor bercita-rasa bambu ini sejalan dengan program yang dicanangkan oleh Departemen Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Filipina, di mana mereka sedang mempromosikan program penanaman bambu hingga 15.000 hektar sampai tahun 2020 nanti. Hal itu diperuntukkan untuk penanganan CO2 yang berlebihan dan mencegah erosi.

Dari situlah Lacson memutuskan untuk ikut andil dalam sosialisasi tersebut dan membikin motor kustom yang memiliki bodi dengan bahan bambu.

Detail bodywork, ditekuk dan dibentuk pada bingkai kayu, kemudian dilapisi dengan epoxy tahan air untuk mengeraskannya. Lacson mengatakan bahan-bahan tersebut terkenal ringan, kuat dan unik.

Masa Depan Green Falcon

Foto by ottonero

Green Falcon ini merupakan langkah awal dan selanjutnya Banatti berharap mampu membangun 111 motor lagi untuk dijual, setelah mereka mendapatkan sertifikat layak jalan. Soal harga, Banatti mematok sekitar US$21.000 atau sekitar Rp313,3 jutaan.

Tapi Lacson menganggap sepeda itu sekadar pancingan saja sebagai cara untuk memicu kreativitas yang akan ia lakukan selanjutnya: membangun versi bambu dari jeepney, angkutan umum bergaya minibus populer di Filipina. Nantinya, Green Falcon akan menjadi project uji coba untuk membangun teknologi lain yang lebih berkesan sehingga meningkatkan taraf hidup warga Filipina.