CB100 Legenda Honda Yang Hidup Dan Muda Kembali Melalui Restorasi

Cabang lain dari modifikasi motor custom yang sering dilakukan dan kita jumpai sejak lama adalah modifikasi ataupun perbaikan-perbaikan yang dilakukan oleh pemilik untuk mengembalikan motor kesayangannya ke bentuk semula. Yaitu bentuk asli orisinilnya atau sering juga disebut restorasi

 

Kemunculannya yang pertama dari Honda CB 100 adalah sebagai motor Import. Setelah itu selama kehadirannya di Indonesia mula tahun 1971 sampai 1982 kita mengenal ada 5 varian yaitu:

Honda CB100 K1 (1971)

Honda CB100 K2 / CB Gelatik (1972-1975)

Honda CB100 K3 (1976-1981)

Honda CB100 K5 (1981-1985)

Honda CB100N (1982)

 

Dari ciri-ciri yang terlihat pada motor ini kita dapat segera kita ketahui bahwa motor ini adalah Honda CB100 K1 yang keluar pada tahun 1971 . Hal yang menarik dari motor ini adalah bahwa ini adalah motor import.

 

Adapun ciri-ciri yang dimaksud adalah:

Warna putih pada tangki bahan bakarnya dan tutup tangki yang tidak berada ditengah, melainkan ada di sisi kanan tangki bensin.

 

Untuk itu dalam Artikel ini team OtoRaja ingin mengajak para sobat pencinta otomotif untuk menyimak motor klasik yang merupakan legenda Honda ini.

 

Restorasi sebuah motor sifatnya adalah membangun kembali dan mengembalikan bentuk asli sebuah sepeda motor ke bentuk awalnya.

 

Bila kita perhatikan konsep desain orisinil dari Honda CB100 memang patut mendapat acungan jempol. Dengan desain yang sederhana dan sangat fungsional, motor ini tetap tampil dengan sangat menarik. Sederhana dan elegan. Sebutan desain klasik rasanya cocok untuk disematkan pada motor ini.

 

Meskipun modifikasi motor ini lebih bersifat restorasi namun tetap dapat kita lihat sentuhan kreatif dalam hasil akhirnya. Knalpot dengan muffler diagonal dan tinggi memberikan ciri tersendiri pada desain motor ini.

 

Berikut ini adalah spesifikasi Honda CB100 keluaran Pabrik.

 

Kapasitas Mesin 99cc, OHC
Tipe Mesin 4 langkah, 1 silinder
Power 11,5HP @ 10.500RPM
Top Speed 110 km/h
Kompresi 9.5 : 1
Bore x Stroke 50.5 x 49.5mm
Valve per cylinder 2
Pengapian Platina
Pendingin Udara
Transmisi 5 speed
Tipe Transmisi Chain
Ban Depan : 2.50-18
Belakang : 2.75-18
Rem Depan : Tromol
Belakang : Tromol
Berat (Kosong) 92kg
Kapasitas Tangki 10liter

 

Mesin

Dengan kapasitas 100cc motor ini tampil sebagai motor yang sangat praktis digunakan sebagai alat transportasi pribadi untuk keperluan aktifitas sehari-hari.

 

Rangka body

Rangka body tidak mengalami perubahan apapun. Rangka diamondnya masih berada pada kondisi yang baik. Rangka diamond motor Honda CB100 tergolong compact dan relatif lentur sehingga mampu menyerap getaran dengan baik.

 

Setang

Bantuk setang motor ini cukup unik dan mengingatkan kita pada motor-motor vintage dengan stang yang relatif tinggi untuk memberikan posisi berkendara yang rileks dan nyaman

 

Set Lampu

Set lampu bulat yang menjadi ciri motor-motor klasik juga menjadi bagian dari desain motor ini. Gaya vintagenya terasa cukup kental dan tampak elegan. Untuk stop light terlihat sangat mirip dengan model aslinya. Berbeda dengan desain headlight yang bundar, stoplightnya berbentuk kotak.

 

Fork

Ada sedikit modifikasi yang dilakukan pada fork motor ini yaitu cover fork yang dipindahkan ke bagian bawah. Pada desain orisinilnya cover fork ini menutup bagian atas. Perubahan ini lebih bersifat veriasi dan tidak merubah penampilan motor secara keseluruhan.

 

Shock

Ada hal yang dihilangkan dari suspensi belakang motor ini, yaitu cover schock dibagian atas yang menjadi salah satu ciri dari Honda CB100. Cover shock dibagian atas juga menjadi ciri dari motor-motor klasik seperti Royal enfield.

 

Spedometer

Meskipun bukan orisinil untuk speedometer di pasang model serupa yaitu dengan bentuk yang bundar analog seperti speedometer orisinilnya. Penggantian ini ternyata dapat mempertahankan kesan klasik yang ingin dikembalikan pada motor ini.

 

Tangki bahan bakar

Hal yang unik dari tangki bahan bakar motor ini adalah posisi tutup tangki yang berada di sebelah kanan. Berbeda dengan tutup tangki motor yang kita kenal, yaitu selalu berada ditengah. Desain tangkinya terlihat sangat orisinil dan klasik dalam arti mempunyai model yang tidak pernah ketinggalan zaman.

 

Jok

Joknya sendiri mengingatkan kita pada desain jok Jap-style double sat yang minimalis. Pada Honda CB100 Jok tampak lebih tebal bila dibandingkan dengan jok Jap-style meskipun bentuknya tetap sederhana dan sangat fungsional. Bracket jok dibagian belakang juga memberikan sentuhan yang tampak tidak pernah ketinggalan zaman.

 

Knalpot

Muffler knalpot custom yang dipasang pada motor ini tampak cukup unik dengan desain yang tampak kontemporer tetapi sama sekali tidak menghilangkan kesan klasiknya. Muffler ini juga menghasilkan suara yang agak berbeda dan tidak bising.

 

Spakbor dan tail

Spakbor dan tail mengambil bentuk desain orisinilnya termasuk warna chrome yang memberikan kesan mewah pada motor ini. Spakbor depan tampak delengkapi dengan pengkaku horisontal sehingga spakbornya menjadi tampak lebih kokoh.

 

Velg

Velg jari-jari seperti umumnya motor klasik juga menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari konsep desainnya. Ukuran yang dipakai tetap standard orisinilnya dengan warna chrome yang dominan. Warna chrome pada velg menyebabkan ban motor ini tampak lebih ramping.

 

Ban

Ban dengan ukuran standardnya tampak ramping dan proporsional dengan ukuran tangki yang juga relatif sedang. Adapun motif ban disesuaikan dengan fungsi dari motor ini yaitu untuk berkendara on-road.

 

Rem

Rem depan menggunakan sistem tromol, demikian pula rem belakangnya. Sistem tromol memang umum digunakan untuk motor-motor keluaran tahun 1970 han. Sistem pengereman seperti ini dirisa memadai dan sesuai dengan kapasitas mesinnya yang relatif kecil.

 

Warna dan striping

Warna mengambil warna orisinil yaitu cherry red dengan sentuhan chrome pada spakbor depan belakang. Selain itu pada tangki bensin disematkan aksen putih yang menjadi dasar embilm Honda.

 

Cover body samping

Cover body dibagian samping yang berfungsi sebagai tutup aki menjadi ciri khas yang sangat tidak dapat dikesampingkan dan menampilkan kesan klasik vintage yang kuat.

 

Untuk keperluan ini tidak jarang komponen-komponen atau parts dibuat sendiri secara custom karena parts orisinilnya memang sudah tidak diproduksi lagi oleh pabrik pembuatnya.

 

Selain mengusahakan dengan membuat sendiri komponen-komponen morornya hal lain yang dapat dilakukan adalah mencari komponen-komponen bekas yang ada dipasaran untuk kemudian direkondisi sehingga tampak baru kembali.

 

Kecuali mesin dan supensi perlu dicatat disini bahwa sebagian besar komponen dari motor ini adalah custom. Hal ini disebabkan oleh karena parts orisinil sudah tidak diproduksi lagi sementara parts lama dengan kondisi yang masih baik tidaklah mudah diperoleh atau kalaupun ada kondisinya sudah tidak layak pakai lagi.