Tiger Japs Scrambler Bobber Dengan Sentuhan Kontemporer

Honda Tiger yang masih sekeluarga dengan Honda GL ini harus diakui memang sudah mempunyai pangsa pasar tersendiri dikalangan pencinta naked bike tanah air.

 

Sejak kemunculannya tahun 1993, Honda Tiger sudah berhasil merebut minat yang sangat besar dari para konsumen.

 

Kemunculannya pada saat itu sebagai motor 4 tak pertama dengan kapasitas engine 200 cc menjadikannya juara dimasa jayanya.

 

Kelebihan utama dari Honda Tiger adalah mesinnya yang sudah terbukti tangguh dan handal, bahkan hingga saat ini, 25 tahun kemudian Honda Tiger terus diproduksi dan menjadi suatu cerita sukses tersendiri bagi Honda.

 

Sekilas bila kita perhatikan maka bisa terlihat bahwa konsep modifikasi dari motor ini adalah memadukan beberapa macam style yang diramu jadi saru dalam suatu desain motor custom yang utuh.

 

Pertama sekali kesan scrambler cukup menonjol dalam desain modifikasi ini. Dengan melihat stang lebarnya dengan posisi duduk yang tegak, kita sudah dapat menduga bahwa motor ini nyaman untuk digunakan dalam aktifitas touring. Terlebih lagi dengan kapasitas mesinnya yang oke.

 

Engine guard yang dipasang pada rangka juga menjadi salah satu ciri khas scrambler yang dengan manis diadopsi dalam modifikasi yang dikerjakan oleh Maximum Garage milik Kang Tanto yang berlokasi di kota Cimahi.

 

Selain Scrambler style, Jok Japs-Style yang minimalis dan praktis tidak ketinggalan ditambahkan untuk menjadi bumbu dalam modifikasi Tiger ini.

 

Pilihan set lampu yang dipasang adalah khas gaya vintage yang akhir-akhir ini menjadi sangat populer dikalangan pencinta motor custom tanah air.

 

Body samping dihiasi dengan kontemporer style yang berbau minimalis metal menjadi aksen yang tidak dapat dipisahkan dari konsep desain modifikasinya.

 

Terakhir sekali adalah spakbor dan ban tapak lebar yang diadopsi dari bobber style terlihat melengkapi penampilan gagah dan berkelas dari modifikasi rancangan Maximum Garrage ini arahan kang Tanto.

 

Berikut ini adalah spesifikasi keluaran pabrik dari Honda Tiger generasi pertama.

 

Tipe OHC, 4 Tak
Volume Dapur Pacu 196,9cc
Sistem Pendingin Udara
Bore x Stroke 63,5 x 62,2mm
Transmisi 6 Percepatan, 1-N-2-3-4-5-6
Rasio Kompresi 9,0 : 1
Power Maksimum 17PS / 8.500RPM
Torsi Maksimum 1.6kgf.m / 7.000RPM
Kopling Manual, Multiplate Wet Clutch
Kapasitas Oli 1 liter

 

Dimensi

Panjang x Lebar x Tinggi 2.029 x 747 x 1.124mm
Jarak sumbu roda 1.327mm
Jarak terendah ke tanah 155mm
Berat kosong 123kg (Tiger 2000 SC)

138kg (Tiger 2000 NSC)

Kapasitas tangki BBM 13,2 liter

 

Rangka

Tipe Pola Berlian
Kaki-Kaki Suspensi depan Teleskopik
Suspensi belakang Swing Arm, Double Shockbreaker
Ban depan 2.75 – 18 42P
Ban belakang 100 / 90 – 18 M / C 56P
Rem depan Cakram hidrolik, double piston
Rem belakang Tromol (Tiger 2000 SC)

 

Kelistrikan

Aki / Baterai 12 V – 7 Ah
Pengapian DC-CDI, Magneto
Busi ND X 24 EP – U9 / MGK DP8 EA-9

 

Mesin

Mesin sama sekali tidak mengalami perubahan dan masih orisinil keluaran pabriknya. Mesin Tiger memang terkenal tangguh dan dapat diandalkan. Itu juga yang menjadi alasan mengapa kang Tanto memilih Tiger sebagai bahan modifikasinya.

 

Rangka body

Rangka bodi mengalami penambahan disana-sini untuk mendapatkan bentuk akhir yang diinginkan. Penambahan terutama untuk membentuk engine guard, dan body samping motor yang sekaligus juga sebagai penyangga jok barunya.

 

Setang

Setang lebar Scrambler style memberikan kontrol berkendara yang lebih baik dan nyaman untuk touring maupun untuk dipakai dalam aktifitas sehari-hari. Stang yang lebar juga menjadikan motor ini tampak lebih gagah.

 

Grip setang

Tidak ada yang istimewa dari grip stang nya, Warna yang dipilih adalah warna hitam yang sengaja dibuat sama dengan bagian-bagian motor yang lain kecuali tangki BBM nya.

 

Set Lampu

Set Lampu minimalis gaya Vintage yang sederhana dan elegan menjadi elemen penting dalam desain modifikasinya. Jenis lampu ynag dipakai adalah LED sehingga berkendara dimalam hari tidak akan menjadi masalah.

 

Fork

Fork besar yang dilengkapi dengan cover hitam menjadikan motor ini tampak kekar dan gagah. Keberadaan fork ini dari segi desain bentuk sangatlah berperan karena suspensi depan sebuah naked bike memberikan pengaruh sangat besar pada bentuk akhir secara keseluruhan

 

Suspensi

Suspensi belakang dirubah menjadi sistem monoshock untuk memberikan kestabilan berkendara yang lebih baik. Monoshock ini juga memberi sentuhan dan kesan modern dalam desainnya.

 

Spedometer

Speedometer dengan sistem digital yang Hi-Tech sekaligus klasik. Desainnya minimalis dan juga menunjukan indikator yang akurat bagi pengendaranya.

 

Tangki

Desain tangki custom dengan ukuran yang besar disesuaikan dengan dimensi motor 200 cc ini. Ukuran dan desain bentuk dari tangki sangat berpengaruh pada penampilah akhir sebuah motor. Seperti terlihat pada modifikasi ini, Tangki bensin memberi definisi tersendiri yang berkelas.

 

Jok

Jok press Jap-style double seat yang ramping dan tipis terasa nyaman dikendarai untuk perjalanan jauh. Jok Jap-style yang minimalis menambahkan kesan retro klasik yang cukup dominan pada konsep desain modifikasi motor ini.

 

Knalpot

Muffler berbentuk cone yang membawa ciri retro tidak lupa pula dipasang dalam modifikasi dari Maximum Garrage ini.

 

Spakbor / tail

Spakbor dan tail Vintage style yang elegan dengan gaya minimalisnya terpasang dengan manis. Bahan yang digunakan adalah plat baja sehingga terlihat kokoh dan sama sekali tidak berkesan murahan.

 

Velg

Velg dengan jari-jari terlihat serasi dan memperkuat kesan klasik dari motor ini. Sengaja dipilih warna hitam untuk Velg sehingga ban akan terlihat lebih besar. Secara keseluruhan proporsi body bagian atas dengan body bagian bawah menjadi enak dilihat.

 

Ban

Ban tapak lebar dan tinggi yang mengadopsi gaya bobber terlihat sungguh sesuai dengan konsep desain yang ditampilakan oleh Maximum Garrage.

 

Rem

Rem depan dan belakang menggunakan sistem cakram yang menjamin keamanan dan kenyamanan berkendara.

 

Warna

Untuk Warna dipilih warna merah yang dikontraskan dengan warna hitam dari seluruh body dan bannya. Tak lupa Logo Honda disematkan dengan manis di tangkinya.

 

Seperti telah kita ulas diatas Konsep desain dari modifikasi ini adalah penggabungan beberapa style atau gaya yang diramu menjadi satu kesatuan.

 

Keberhasilan dalam meramu berbagai macam gaya yang telah berhasil dibuktikan oleh Kang Tanto , owner dar Maximum Garrage ini patut diacungi jempol.

 

Hasil akhir yang terlihat adalah Tiger dengan gaya kontemporer yang lain dari yang lain. Meskipun unsur-unsur desainnya dapat kita kenali dengan mudah, namun bentuk akhirnya tetap memberikan kesan berbeda yang menunjukan kreatifitas yang tinggi.