Modifikasi vintage, hasil maksimal dengan biaya minimal motor jelajah Benelli 200cc

Benelli 200 cc tampak tampil dengan desain yang menjawab selera para penggemar roda dua di tanah air. Style motor jelajah yang meyakinkan dengan harga yang terjangkau. Gaya motor seperti ini tampaknya cukup diminati sekarang. Ketika trend modifikasi retro meningkat Benelli hadir dengan gaya klasik keluaran pabrik. Sebuah strategi menjaring pasar yang cukup cerdik. Dengan demikian para calon  pembeli sekarang mempunyai pilihan untuk gaya klasik keluaran pabrik

 

Tinggi jok yang relatif rendah ditambah dengan stang dengan posisi yang lebih tinggi dan foot step yang agak maju kedepan menjadikan posisi duduk pengemudi yang tegak dan santai. Hal ini adalah ciri khas dari motor jelajah. Demikian pula tempat duduk penumpang yang lebih tinggi memberikan pandangan yang lebih leluasa.

 

Tetapi tampaknya pemilik motor ini memiliki konsep yang lain. Desain klasik keluaran pabrik akan dimodifikasi dengan jok vintage yang terinspirasi dari motor jelajah dari era perang. Suatu proyek yang menarik dari sisi desain. Bukan tidak mungkin ini akan menjadi trend bagi mereka penggemar gaya vintage. Hal ini disebabkan oleh karena rangka motor, desain tangki bensin dan juga posisi stang yang akan menjadikan pekerjaan modifikasi ke gaya vintage menjadi lebih mudah.

 

Benelli tampak telah berhasil mengadopsi gaya cruiser dengan cc kecil. Mungkin dapat disebutkan bahwa Benelli adalah motor keluaran pabrik masa kini yang didesain dengan gaya klasik.

 

Gaya modifikasi yang dilakukan tampaknya benar-benar memanfaatkan keunggulan desain pabrik yang sudah ada, Modifikasi yang cocok untuk desain seperti ini memang adalah dengan menjadikannya bergaya vintage. Hal ini relatif akan mudah dilakukan dan memberikan efek yang maksimal. Terlihat dari modifikasi jok yang dilakukan, Untuk itu hanya dibutuhkan perubahan rangka bagian belakang, dan mud guard baru yang dibuat untuk mengakomodasi bentuk jok yang baru.

 

Dapat disebutkan di sini bahwa mungkin Benelli adalah motor ideal untuk modifikasi model vintage ala norton. Artinya modifikasi yang dilakukan untuk  mendapatkan model vintage hanya memerlukan pekerjaan yang minimal.

 

Secara visual sebuah motor jelajah memang menunjukan kenyamanan yang tinggi dalam berkendara. Kesan santai dan rileks dalam berkendara sangat menonjol dan menjadi ciri khasnya yang utama. Selain tuntutan fungsional untuk berkendara jarak jauh, juga tentu saja tidak bisa dilupakan aspek gaya yang  ditampilkan dengan posisi itu. Konfigurasi rangka dan setang yang sudah sangat memadai tidak perlu dilakukan perubahan

 

Di bawah ini adalah spesifikasi pabrik dari motor Benelli 200 cc

 

Engine Mode : 1-Clylinder/4-Stroke/2-Valve
Bore X Sroke : Ø63,5X62,2 mm
Max. Power : 9,5KW/7500 R/MIN
Displacement : 197 CC
Ignition System : EFI
Ground Clearence : 135 mm
Overall Length : 2240 mm
Overall Width : 860 mm
Overall Height : 1260 mm
Dry Weight : 161 KG
Front Suspension : Telescopic Forks
Front Suspension Travel : 110 mm
Rear Suspension : Telescopic Coil Spring Oil Damped
Rear Suspension Travel : 80 mm
Frame Type : Bassinet Type
Fuel Capacity : 15 L
Battery : 12V 6AH (YTX7A-BS)
Front Tire : 110/90-16
Rear Tire : 130/90-15

 

Motor jenis ini mempunyai ciri ciri khusus sebagai berikut: posisi kaki yang agak maju ke depan dengan stang yang agak naik. Posisi berkendara tegak atau sedikit bersender ke belakang dan santai. Jenis motor ini di desain untuk kenyamanan berkendara dan menjelajah jarak jauh. Selain hal hal tersebut di atas motor jenis ini biasanya diperlengkapi dengan bagasi permanen dengan kapasitas yang besar. Tetapi yang pasti daya tarik utama dari motor dengan gaya ini adalah penampilannya yang gagah dan tangguh. Sesuai dengan namanya statusnya yaitu sebagai penjelajah motor ini didesain untuk perjalanan panjang dengan jalan yang relatif lurus dan datar, berbeda dengan tipe touring yang  siap untuk berkelok mendaki dan menurun.

 

Pak Cepy dan kakaknya, adalah mekanik yang mengerjakan motor ini. Garasi 81 yang berada di bilangan Cikutra ini tampak sederhana. Tetapi walaupun demikian mereka telah berhasil melakukan modifikasi-modifikasi yang cukup menantang.

 

Lebih jauh lagi pak Cepy bercerita mengenai dirinya sebagai mekanik autodidak yang telah menggeluti profesinya dengan serius bermodalkan kecintaannya  pada dunia otomotif. Memulai bengkelnya sejak 5 tahun yang lalu, kini bengkel ini sudah mampu mengerjakan sendiri secara in house semua komponen yang diperlukannya. Mulai dari rangka, tangki bensin, flat dan jok sampai lampu set dikerjakan di bengkel garasi 81 oleh kakak beradik ini.

 

Secara umum dapat kita kategorikan trend modifikasi visual dengan gaya klasik yang elegan dan lembut dengan ornamen detail yang menarik dan berkesan hand made. Selain itu kita lihat juga trend modifikasi yang bergaya modern futuristik high tech yang canggih dengan garis garis tegas yang aerodinamis, gagah dan maskulin.

 

Tetapi meskipun demikian gaya vintage seringkali tidak kalah jantan, bahkan akhir-akhir ini, dapat kita saksikan louncing motor motor bergaya klasik. Memang seperti juga fashion, trend berjalan seperti siklus yang sering mengulang atau menghidupkan kembali model model klasik

 

Pekerjaan modifikasi Benelli yang dilakukan di bengkel ini menghabiskan biaya yang berkisar antara 10 sampai 15 juta rupiah. Yang meliputi modifikasi rangka dan body set.

Biaya yang relatif murah untuk mendapatkan gaya vintage yang diidam-idamkan. Hasil akhirnya pun tampak maksimal mengingat biayanya yang relatif murah

 

Garasi 81 dapat mengerjakan berbagai macam modifikasi dari yang ringan dan sederhana sampai full modification. Menurut pak Cepi, biasanya pemilik motor yang akan  dikustom akan datang dan menunjukkan foto dari motor yang diidamkannya. Berdasarkan foto itulah kemudian pak Cepy dan kakaknya mulai dengan pekerjaan kustomnya untuk mendapatkan hasil akhir yang memuaskan.

 

Motor sebagai kendaraan pribadi tentu saja akan mencerminkan kepribadian selera dan gaya personal dari pengendaranya. Mungkin itu alasannya kenapa setiap orang hampir dapat dipastikan akan memberi tanda atau ciri khusus pada kendaraan pribadinya. Ibarat fashion, demikian pula kendaraan pribadi akan menjadi alat ekspresi keindahan dan kreatifitas pemiliknya.

 

Setiap orang memang unik dan punya kecenderungan untuk memperlihatkan keunikkannya. Hal ini sangatlah wajar dan positif karena akan menghidupkan dan memberi variasi kreasi yang tak terbatas. Akibatnya kita tidak akan bosan dan akan selalu ada hal baru yang bisa kita saksikan dan dapat kita nikmati. Motor

 

boleh sama, tetapi penampilan tetap punya ciri khas masing masing. Batasnya hanyalah kreatifitas kita dan kemauan untuk terus mencari. Sering kali biaya menjadi hal kesekian ketika kita berbicara tentang kreatifitas dan ekspresi dalam modifikasi. Demikianlah Benelli keluaran garasi 81  ini telah mengadopsi gaya vintage dengan berhasil. Dan tampil beda dengan motor jelajah lainnya