Bosan Standar, Scorpio Disulap jadi Old Skul Chopper

Di Indonesia, Yamaha Scorpio merupakan salah satu motor berjenis touring yang paling populer, bersaing ketat dengan Honda Tiger. Terlahir dengan desain garang dan tangguh untuk segala medan, motor ini sangat diminati dan jadi incaran kaum Adam, terutama bagi yang punya hobi touring jarak jauh.

Sekadar informasi tambahan, mulai 2004 hingga kini, PT YMI telah merilis motor ini sebanyak enam generasi. Yamaha Scorpio juga menjadi salah satu kendaraan dinas yang digunakan instansi kepolisian Indonesia.

Selain dicintai untuk melibas aspal jarak jauh, Yamaha Scorpio juga memiliki nama baik di kalangan modifikator Tanah Air. Apalagi untuk aliran klasik, mereka pasti bakal mengutamakan memilih Yamaha Scorpio sebagai bahan modifikasinya. Hal tersebut tak lain karena Yamaha Scorpio sangat mempuni, terutama pada rangka yang sangat proposional untuk modifikasi aliran klasik.

Terlebih lagi tampangnya gahar itu juga dibekali dengan dapur pacu yang tangguh, yakni sebesar 223cc. Mesin ini mampu mengeluarkan tenaga sebesar 19 PS/8.000 RPM dengan maksimal torsi 1.86 kgf.m/6.500 RPM.

Perfoma mesin itu membuat Yamaha Scorpio juga bisa menjadi pilihan untuk modifikasi aliran japstyle, cafe racer, bobber, bratstyle, chooper, enduro dan lain-lain. Di pasaran sendiri harga Yamaha Scorpio bekas untuk modifikasi juga terbilang murah, di bawah kisaran 15 Jutaan untuk 2002.

Meski murah, biasanya memodifikasi Yamaha Scorpio butuh biaya cukup besar, bahkan bisa melebihi harga motor itu sendiri. Nah untuk kalian yang berencana memodifikasi Yamaha Scorpio, mungkin bisa mencontek hasil karya modifikator asal Surabaya ini.

Namanya Febri Anugrah Utama. Baginya, dunia modifikasi sudah merasuk ke dalam jiwa raga. Menjadi prioritas dalam hidup. Tak hanya rela menghabiskan kocek jutaan rupiah, dia bahkan rela ditinggal kekasih yang telah dipacarinya selama empat tahun demi hobi merombak motor.

 

Salah satu mahakarya ciptaannya adalah Pinokio ini. Saat melihat sekilas, Anda pasti tidak akan bisa menebak identitas aslinya. Padahal basisnya menggunakan Yamaha Scorpio 2007. Febri memang membuat tampilan motor pastinya berubah 100 %, bahkan pada pengaplikasiannya dia merombak hampir 80% bagian motor.

Perubahan yang dilakukan meliputi suspensi, stang, velg, bagian tangki motor, jok, bagian belakang, headlamp, stoplamp dan pastinya kelistikan. Perombakkan yang dilakukan memang sangat drastis dan terlihat nyata yang membuat karakter motornya jadi makin mengerikan dengan wajah barunya.

Aliran yang dipilih Febri untuk wujud baru adalah old skull chopper. Gaya ini muncul pada dekade 50an dan 60an yang merupakan terusan dari gaya bobber yang beken di era sebelumnya. Namun, pola modifikasinya terbilang lebih ekstrem.

Tidak sulit mengenali motor kustom jenis ini. Sebab, ciri khasnya sangat menonjol, yakni dengan suspensi depan yang panjang seiring dengan diameter roda yang ramping. Kontras dengan tampilan depan, joknya cenderung lebih rendah sehingga terlihat kontras dengan posisi tangki bensin dan setang.

 

Menurutnya, aliran ini adalah salah satu yang melegenda. Trennya sudah ada dari jaman dulu, dan pamornya hingga kini tidak akan pernah meredup. ”Old skull chopper sendiri identik dengan meniadakan rem depan. Sedangkan chopper, masih menggunakan rem depan,” ungkap pemilik bengkel Master Creator Kimora di kawasan Dukuh Pakis Surabaya ini.

Memang ucapan pria 31 tahun ini tidak hanya sekedar isapan jempol belaka. Buktinya sejak era 50-an hingga saat ini, motor custom aliran chopper tetap eksis. Tidak hanya di negara asalnya yakni Amerika Serikat, eksistensi chopper bahkan telah menjangkit ke seluruh penjuru dunia.

Di Indonesia sendiri populasi motor custom aliran chopper sudah nggak bisa dihitung lagi dengan jari tangan. Jumlahnya bukan puluhan tapi bahkan ribuan. Salah satunya adalah Pinokio ini. “Chopper itu bikin motor lebih keren dan enak dilihat. Dikendarainya juga masih nyaman. Cocok untuk postur orang Indonesia,” lanjut Febri.

Febri tak menampik bahwa tiap aliran punya daya tarik dan tingkat kesulitan tersendiri. Seperti cafe racer yang berusaha tampil minimalis dan gesit, kemudian scrambler yang biasanya menggunakan ban dual-purpose dan memiliki stang fatbar juga ground clearance dan posisi knalpot yang tinggi untuk memaksimalkan fungsi motor.

 

Namun baginya, chopper, apalagi old school chopper punya keistimewaan lebih. ”Banyak yang harus diganti dan diperhitungkan agar menjadi sempurna. Part-part modifikasinya pun kabanyakan harus dibuat sendiri, tidak beli dari produk aftermarket,” jelasnya.

Kiblat yang dipilih Febri adalah chopper ala tahun 60-an. Untuk mewujudkan konsep ini, maka sasis atau frame dirombak, dengan bagian buritan model rigid ciri khas chopper, serta posisi jok yang rendah mendekati roda belakang.

Untuk bagian depan, Yamaha Scorpio mengggunakan shockbreaker standar yang dirasa sudah cukup panjang. Shock tersebut mendapatkan kombinasi sempurna, lantaran dipadukan dengan stang high bars dengan leher panjang dan bentangan pendek.

Tangki bensin juga ikutan dibikin kecil untuk menguatkan kesan chopper tahun 60-an. Asal tahu saja, bentuknya mungil dan mungkin hanya mampu diisi BBM sebanyak 4 liter. Di belakang tangki, dibuatkan jok kurus dan tipis model custom yang hanya muat untuk satu orang.

 

Motor aliran ini menggunakan ban dengan kontur biasa, tetapi yang membedakannya adalah ukuran yang digunakan pada bagian depan dan belakang. Ban memiliki ukuran diameter gemuk berada pada posisi belakang dan kontras dengan roda depan dengan diameter besar serta ramping.

Untuk kaki-kaki agar menyesuaikan konsep, Febri memilih velg XD 3.00 diameter 18 inci di bagian depan yang dilapis Swallow Classic. Serta velg XD 17 inci inci di bagian belakang, yang dilapis alas karet merek serupa.

Padu padan dengan motor lain dilakukan juga pada kaki-kaki, seperti tromol depan dan belakang custom untuk mengakomodir velg baru yang lebih lebar. Swing arm pun diganti, biar klasik jadi model pipa bulat menggantikan aslinya yang kotak. Suspensi belakang bawaan dibuang dan digantikan oleh merek YSS yang jauh lebih empuk dan mumpuni untuk aliran ini.

Mesin Yamaha Scorpio yang dirasa sudah mumpuni tidak banyak disentuh. Febri hanya mengantikan filter dengan model custom yang terlihat lebih gahar. ”Performanya sudah cukup lah untuk dibuat riding ramai-ramai,” ungkapnya.

Kebanyakan choppers menggunakan cat dan warna yang tidak umum. Jarang sekali ada yang tetap memakai warna dasar pabrikan. Beberapa warna seperti flat black, shiny metallic, metal flake and glamour glitters biasanya menjadi opsi bagi mereka. Untuk Pinokio, Febri memakai warna gold yang dipadupadan dengan motif kontemporer.

Untuk pengerjaannya, Febri menyerahkan kepada ahlinya. ”Kebetulan ada langganan di Bali yang udah terbukti kualitasnya. Habis Rp 3,5 juta, tapi sepadan dengan hasilnya,” jelas Febri. Motif cat ini seakan membuat motor klasik ini lebih nyaman jika dipandang dan lebih macho jika dikendarai.

 

Pada bagian exhaust pipe, Febri berpedoman pada ciri khas choppers, yaitu bentuknya yang unik dan panjangnya extreme hingga bisa setinggi jok. Ia pun membuat knalpot baru jenis double muffler free flow dari stainless steel yang punya suara menggelegar!

Dan di sisi aksesoris memang menggunakan aftermarket seperti head lamp, spion, dan lampu rem belakang serta beberapa aftermarket namun dimodifikasi lagi. Untuk pengerjaannya diklaim habiskan waktu sekitar 2 bulan dengan biaya sekitar Rp 12,5 jutaan saja.

Bagi yang ingin bikin custom old skull chopper, Febri memberikan bocoran bahan dasarnya, yaitu memakai frame standar kemudian pada bagian back bone bisa dikurangi jaraknya atau ditambahkan lagi untuk pemanjangan. Kemudian berlanjut dengan mengubah sudut komstir menjadi lebih dongak, mengganti tangki berdimensi lebih kecil, dan aplikasi fender belakang lebih pendek.

Spesifikasi Yamaha Scorpio 2007

  • Velg Depan XD 18 inci 300.
  • Velg Belakang XD 17 inci 450
  • Ban Depan Swallow Classic 18 x 400
  • Band Belakang Swallow Classic 17 x 450
  • Shock belakang YSS
  • Setir custom
  • Head Lamp Brat Style
  • Handle bar custom
  • Jok custom
  • Knalpot custom double muffler free flow stainleess
  • Arm custom