Baru Beli Motor Baru, Apa yang Harus Dilakukan?

Ketika kamu membeli motor ada baiknya memperhatikan beberapa hal supaya motor bisa awet. Masa tersebut disebut dengan masa inreyen. Nah, jika kamu beli motor baru lakukan beberapa langkah di masa inreyen dengan tepat. Apa saja yang perlu dilakukan dan apa manfaatnya melakukan masa inreyen saat baru beli motor baru?

Manfaat dan Alasan Harus Melewati Masa Inreyen.

Masa inreyen pada motor baru sebenarnya lebih mengarah kepada proses adaptasi komponen motor sebelum layak dan aman untuk digunakan. Meskipun motor baru milkmu sudah mengalami proses pengujian yang ketat di pabrik, setiap produk yang mereka hasilkan belum tentu sepenuhnya dapat langsung digunakan. Tentunya harus  dilakukan pengujian lebih lanjut oleh penggunanya.

Masa inreyen sendiri juga memberikan dampak yang positif bagi kualitas serta umur pemakaian motor. Dalam proses pembuatan komponen di pabrik, terdapat banyak partikel sisa yang masih menempel. Hal ini harus dibersihkan agar tidak menghambat sistem kerja dari komponen yang bersangkutan.

Proses pembuatan komponen mesin yang harus dilalui cukup panjang mulai dari casting, forging, machining, dan sebagainya pada akhirnya akan meninggalkan sisa-sisa logam berupa serpihan-serpihan logam berukuran sangat kecil. Kondisi ini tentunya sulit untuk dibersihkan secara otomatis.

Ditambah lagi setelah komponen tersebut selesai diproduksi, biasanya akan dicelupkan ke dalam oli pengawet agar tidak mudah teroksidasi akibat kelembaban. Partikel-partikel sisa seperti serpihan logam dan oli pengawet inilah yang harus dibersihkan secara manual dalam masa inreyen. Dengan begitu dapat mencegah rusaknya komponen mesin motor ketika mulai digunakan.

Setelah motor selesai diproduksi tentunya pihak pabrik juga akan melengkapi motor pabrikannya dengan oli. Proses ini berguna untuk melumasi seluruh permukaan komponen mesin serta komponen bergerak lainnya seperti piston, cam, crankshaft dan sebagainya.

Proses pelumasan ini bertujuan untuk mempermudah kinerja komponen dalam motor anda pada saat mulai digunakan. Hal ini belum sepenuhnya dilakukan secara menyeluruh oleh pihak pabrik. Maka dari itu harus dilakukan secara manual oleh pengendara motor itu sendiri.

Apabila masa inreyen atau masa pemanasan setelah beli motor baru tidak dilakukan,, ada kemungkinan oli yang terdapat di dalam motor anda tidak tersebar secara merata ke komponen-komponen bergerak tersebut. Jika dibiarkan akan menyebabkan keausan yang sia-sia pada komponen yang tidak dilapisi dengan oli.

Masa inreyen ini juga berpengaruh terhadap keselamatan berkendara. Contoh sederhana adalah bagian rem. Komponen dalam rem motor seperti cakram dan bantalannya sama-sama memiliki permukaan yang rata karena belum pernah digunakan sebelumnya. Permukaan yang rata inilah yang akan menyebabkan minimnya gaya gesek yang terjadi pada saat mulai dilakukan sistem pengereman.

Oleh karena itu, kamu perlu menguji kembali kinerja rem motor baru dengan melalui masa inreyen. Hal ini akan membuat pola gesekan pada kedua komponen tersebut supaya proses pengereman dapat berjalan secara optimal dan efektif. 

Hal yang Perlu Diperhatikan Setelah Beli Motor Baru

Setelah memahami pentingnya masa inreyen, saatnya kamu perlu mengetahui apa yang perlu diperhatikan di masa ini. Pertama adalah memperhatikan beban dari kendaraan. Jangan sampai kamu memakai motor dengan melebihi kapasitas dari anjuran pabrik. Ketika beban berlebih maka mesin juga bekerja dengan berat. Kondisi ini bisa merusak kerja antar komponen.

Kemudian perhatikan juga caramu saat berkendara. Jangan menghentak bagian gas. Sebaiknya jangan memutar tuas gas dalam-dalam. Jika ingin melakukan akselerasi, pastikan hanya setengah dari top speed motor tersebut. Jika berkendara secara agresif maka bisa berdampak pada kondisi piston. Selain itu, transmisi gigi bisa aus tidak rata.

Terakhir jangan lupa melakukan servis pertama. Masa inreyen adalah ketika motor sudah menyelesaikan servis pertama di bengkel resmi. Pada servis ini akan mengeluarkan sisa serbuk ketika proses manufaktur di pabrik. Dengan demikian mesin akan siap untuk digunakan untuk berbagai situasi dan kondisi.