Mau Perawatan Detailing Motor? Ini Tips & Triknya!

 Perawatan detailing motor mungkin bukan menjadi prioritas banyak orang. Hanya saja bagi kamu yang punya motor keren dan ingin tetap awet, detailing motor jadi pilihan. Tampilan motor yang dekil dan kumal tidak enak dipandang. Apalagi hal ini bisa memicu munculnya karat sehingga bisa membuat kusam. Maka dari itu, detailing motor bisa jadi pilihan.

Mengenal Proses Detailing Motor

Sebelum kamu membawa motor kesayangan untuk mendapatkan perawatan detailing motor, ada baiknya mengetahui seperti apa layanan atau proses dari detailing motor ini. Tentu saja sebagai langkah awal proses dimulai dari pencucian. Setelah itu baru dilanjutkan dengan pemolesan. Prosesnya tidak hanya mencuci motor biasa loh.

Proses pencucian dilakukan sampai ke sela-sela terkecil. Hal tersebut dilakukan mulai dari bodi sampai rangka mesin. Proses cuci dan detailing bahkan sampai melepas bagian bodi. Hal ini dilakukan mulai dari sekelas motor berkapasitas kecil hingga motor gede alias moge. Maka tak heran pengerjaan dan harga detailing cukup menguras kantong. Bahkan ada yang bisa memakan waktu hingga 2 hari. 

Proses Detailing Motor yang Dilakukan

Lalu kira-kira apa yang akan dilakukan pada saat proses detailing motor? Sebelum dicuci dan melepas bodi, biasanya akan dilakukan pengecekan kondisi motor bersamaan dengan sang pemiliknya. Tentu hal ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan ke depannya. Biasanya kamu juga bisa menunjukkan titik-titik tertentu yang ingin dibersihkan khusus ketika proses pencucian dan detailing. 

Tahap awal dari proses detailing adalah seluruh bagian dibersihkan dulu dengan air bertekanan agar kotoran rontok. Kemudian proses dilanjutkan dengan melepas bodi dan  membersihkan sela-sela mesin, pelek dan sasis. Proses pembersihan dilakukan dengan sikat kayu. Sedangkan sabunnya memang digunakan khusus yang bisa mengangkat kotoran hingga minyak.

Biasanya proses pencucian ini tidak menggunakan sabun colek atau sabun yang dipakai cuci motor biasa. Sebab dalam proses ini harus benar-benar bisa mengangkat kotoran.  Bagian bodi yang dilepas juga dibersihkan bagian dalamnya. Bukan cuma bodi yang berlapis pernis aja, tapi area dalam bodi juga kita bersihkan pakai shampo khusus. 

Setelah itu barulah dikeringkan sampai benar-benar kering. Saatnya masuk proses poles atau detailing. Proses ini bisa dipakai dengan alat khusus atau bisa juga secara manual.  Ada beberapa tahapan yang bisa dilakukan saat masuk ke proses detailing.

Pertama adalah tahap pengeringan. Biasanya tahap ini menggunakan 2 atau 3 lap pengering chamois yang berbeda dan juga angin kompresor buat mengeluarkan air yang mengendap di sela-sela kecil. Air yang disemprot angin langsung disapu dengan lap pengering. Tentunya hal ini dilakukan agar tidak mengendap dan meninggalkan flek.

Kemudian akan masuk tahap kedua yaitu proses cutting atau mengangkat kotoran yang menempel keras dengan compound. Hal ini menjadi penting karena tujuan dari detailing motor akan tercapai untuk mengusir noda membandel. Pada tahap ketiga masuk proses polishing. Yaitu menghilangkan baret-baret halus pada bodi. Biasanya kamu akan menemukan baret seperti swirl mask (sarang laba-laba). Ini bisa dilakukan dengan cara manual atau mesin.

Kamu bisa memilih detailing dengan gaya manual karena biasanya jauh lebih detail ke sela-sela bagian yang tak tersentuh. Di tahap terakhir dilakukan waxing menggunakan bahan kimia khusus dan dilanjutkan memoles kembali. Teknik ini  bisa dengan cara manual atau pakai alat poles double action. Tujuannya untuk membuat bodi motor semakin kinclong.

Itu dia sederet proses perawatan detailing motor yang harus kamu ketahui. Pilih salon motor yang memang menawarkan perawatan lengkap serta memberikan bantuan untuk kamu mengecek keseluruhan motor. Jangan lupa mengecek testimonial pelanggan sebelumnya untuk memastikan salon tersebut benar-benar rapi dan bersih menyeluruh.