Ini Komponen Vital di CVT Motor Matic dan Cara Merawatnya

Jika kamu memakai motor matic, maka satu hal yang perlu diperhatikan adalah komponen vital di CVT. Bila ingin motor lebih awet, maka ada baiknya kamu merawat bagian CVT. Seperti apa komponen dan cara untuk merawatnya? Ini dia penjelasan selengkapnya. 

Komponen Vital di CVT Motor Matic

Sebelum mengetahui cara perawatan yang tepat, ada baiknya kamu mengetahui berbagai komponen penting di CVT motor matic. Dengan demikian komponen tersebut bisa membantu motor kamu jadi beroperasi dengan lebih mantap dan nyaman saat dibawa. 

Roller Weight

Roller yang rusak bisa disebabkan V-belt yang bermasalah atau akibat usia pakai roller itu sendiri. Gejala yang terjadi jika roller rusak adalah terdengar bunyi atau suara yang berisik di dalam CVT bagian depan. Kerusakan satu roller harus diganti dengan satu set roller. Namun harus diketahui bahwa ukuran roller tiap sepeda motor berbeda-beda, sehingga harus dipastikan set roller pengganti memiliki spesifikasi yang sesuai tipe motor masing-masing.

V-belt

V-belt harus mendapatkan perawatan secara berkala. Berdasarkan buku pedoman pemilik, kondisi V-Belt harus diperiksa setiap 8.000 km. Umumnya usia pakai V-belt bisa sampai 24.000 km. Dengan melakukan pemeriksaan rutin, kondisi V-belt dapat terkontrol dengan baik.

Kamu juga bisa mendeteksi tanda-tanda awal kerusakan seperti retak-retak dan aus/mulur. Salah satu contoh masalah yang mungkin timbul di V-belt akibat mulur adalah bunyi berdecit dan akselerasi yang menurun. Bahkan yang paling buruk, V-belt bisa putus.

Kampas Kopling

Yang perlu diperhatikan dari komponen ini adalah ketebalannya. Biasanya saat ketebalan kampas kopling sudah berada di bawah batas, tenaga motor akan sangat berkurang. Saat gas dibuka, raungan mesin terdengar keras tapi motor tak ada larinya. Jika kondisi ini dibiarkan dalam waktu lama, bisa merusak komponen CVT lainnya seperti mangkok kopling.

Maka itu, supaya kinerja CVT tetap optimal dan masa pakai lebih awet, lakukanlah pemeriksaan rutin sesuai jadwal perawatan berkala yang tercantum dalam buku panduan pemilik dan buku servis garansi.

Pemeriksaan Penting CVT Motor Matic

Setelah mengetahui komponen vital di CVT motor matic, tentunya kamu harus mengetahui sederet pemeriksaan yang perlu dilakukan supaya motor lebih awet. Ini dia sederet pemeriksaan penting CVT motor matic. 

Pemeriksaan V-Belt

Pemeriksaan V-belt perlu dilakukan secara rutin, setelah motor matik menempuh jarak kurang lebih 10.000 km. Dari bahan karet, V-belt perlu diganti bila kondisinya sudah menipis atau terlihat pecah atau retak pada ruasnya.

V-belt merupakan bagian penting sebagai penggerak motor matik sebagai salah satu bagian CVT motor matik. Jika konsisten memperhatikan kinerja V-belt akan menjaga keamanan berkendara, karena V-belt yang termakan usia saat pemakaian, dapat menyebabkan putus dan cukup berisiko ketika digunakan.

Rutin mengganti oli transmisi

Cara merawat CVT motor matik berikutnya adalah rutin mengganti oli transmisi matik. Hal itu karena usia komponen CVT motor matik juga dipengaruhi kondisi pelumas transmisi. Periksa dan mengganti secara rutin oli transmisi agar kinerja komponen CVT motor matik selalu optimal.

Pastikan ketebalan kampas kopling

Ketebalan kampas kopling sentrifugal juga wajib diperhatikan. Jika sudah aus atau tipis, motor matik tidak responsif saat mulai akselerasi atau muncul gejala slip. Hal ini bisa berakibat konsumsi bahan bakar jadi lebih boros karena motor tidak segera melaju. Lakukan penggantian komponen ini jika sudah aus.