Segera Lakukan Ini Jika Motor Terendam Banjir

Dalam kondisi tertentu, kamu harus menghadapi ketika motor yang harus menerobos banjir. Atau bahkan posisi kendaraan sedang tidak dalam kondisi yang aman sehingga motor terendam banjir. Jangan keburu panik. Ada beberapa langkah awal yang wajib kamu lakukan ketika kondisi tersebut terjadi.

Selamatkan Motor

Tentunya langkah awal yang harus dilakukan adalah menyelamatkan motor. Hindari membawa motor ketika arus banjir sedang deras karena justru akan membahayakan kamu. Jika dirasa sudah aman, matikan mesin dan segera bawa motor ke tempat kering. 

Kamu perlu menuntun motor ke tempat yang kering. Jika kondisi masih banjir, carilah tempat yang lebih tinggi supaya motor tetap aman meski ketinggian air bertambah tinggi. Intinya, kamu jangan terburu-buru dan tetap tenang ketika akan memindahkan motor. 

Mengecek Kondisi Motor

Setelah mengamankan motor, saatnya kamu mengecek keseluruhan kondisi motor. Analisa yang pertama adalah memperhatikan bagian busi. Untuk itu, kamu bisa melepaskan busi motor. Setelah itu, keringkan bagian tersebut. Salah satu hal yang perlu kamu perhatikan adalah untuk selalu membawa kunci busi. Tentunya hal tersebut untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. 

Setelah motor dalam kondisi yang kering setelah banjir, kamu bisa melakukan kick starter tanpa adanya busi yang menancap pada motor. Coba lakukan beberapa kali dengan busi yang tidak menancap pada motor. Lakukan beberapa kali dan setelah itu pasang kembali busi. JIka tidak berhasil, kamu harus melakukan berbagai pemeriksaan tambahan. 

Berikutnya yang harus diperiksa adalah filter karburator. Saringan udara tidak boleh terkena air. Cek filter karburator dan injektor menjadi bagian yang wajib diperiksa. Bila di bagian dalamnya terdapat banyak air, maka merupakan hal yang wajar bila motor tidak bisa menyala. Bagian berikutnya yang wajib kamu cek adalah knalpot.

Seperti yang kamu ketahui bahwa knalpot berfungsi sebagai sarana pembuangan gas. Tentunya bagian ini wajib terhindar dari air. Apabila pengendara tiba – tiba mengurangi gas di tengah banjir, knalpot dengan otomatis menghisap air di sekitarnya. Hal ini menjadi salah satu penyebab motor mogok. Untuk mengatasi kondisi ini, kamu bisa melakukan standar tengah pada bagian motor. Posisikan ujung knalpot lebih rendah dari pangkalnya. 

Panaskan Motor 

Dari hasil pemeriksaan singkat tersebut, kamu harus memastikan bagian-bagian itu kering. Kamu juga perlu mendiamkan sejenak supaya benar-benar bisa layak untuk dinyalakan. Setelah sudah dianggap bisa nyala, gunakan kick starter saat kontak dalam posisi off. Gunakan manual starter atau kick starter beberapa kali, dan nyalakan kontak motor. 

Jika mesin motor telah dipicu selama beberapa kali, maka dengan sedikit sentuhan dari kick starter motor akan menyala kembali. Walaupun sudah menyala, bukan berarti motor terendam banjir bisa langsung digunakan. Tunggu beberapa menit untuk memastikan motor kembali dalam suhu yang optimal untuk dikendarai. Salah satu tanda bahwa motor sudah siap untuk dikendarai yakni gas sudah stabil.

Bila belum stabil, kamu bisa memanaskan motor terlebih dahulu sambil memacu gas. Hal ini bisa dilakukan untuk memastikan gas benar-benar stabil. Ingat bahwa cara-cara ini hanyalah pertolongan pertama ketika motor terendam banjir. Sisanya harus diperiksa lebih detail ke bengkel. Jadi jangan lupa bawa motor ke bengkel untuk pemeriksaan lebih lanjut.