Tips Merawat Cakram Rem Agar Tetap Awet

Merawat cakram rem pada motor ternyata adalah hal yang penting. Tak disangka bahwa perawatan cakram rem perlu dilakukan dengan tepat supaya bisa tetap awet. Jika kamu ingin merawat cakram rem, hal apa ya yang perlu diperhatikan? Ini dia selengkapnya.

Fungsi Cakram Rem Motor

Sebelum memahami perawatan cakram rem, ada baiknya kamu memahami terlebih dahulu fungsi dari rem cakram. Secara umum, cakram rem merupakan sistem pengereman yang memakai metode jepit. Cakram rem motor ini bisa mengurangi dan menghentikan putaran sebuah piringan yang terletak pada roda kendaraan. 

Sistem cakram rem ini dinilai lebih simpel dan lebih responsif. Hal ini apabila dibandingkan dengan jenis rem lainnya karena penampangan rem lebih kecil namun gaya gesek yang sangat kuat. Perlu diingat bahwa gesekan adalah faktor utama dalam pengereman. Komponen yang dibuat untuk sistem pengereman harus memiliki sifat bahan yang tidak mengeluarkan bau. Dengan demikian, cakram rem bisa menjadi sistem pengereman yang aman.

Cara Kerja Rem Cakram

Proses cara kerja rem cakram pada motor bisa dibilang sangat mudah. Pada saat kamu menarik tuas rem, maka tekanan dari pedal rem akan langsung diteruskan ke push rod. Setelah itu, proses dilanjutkan dengan push rod yang akan mendorong piston ke master silinder. Pada master silinder tersebut, gaya tekan tadi akan langsung diubah menjadi tekanan hidrolik.

Piston juga menekan cairan rem atau brake fluid. Tekanan hidrolik ini akan diteruskan ke calliper melalui selang rem dan pipa. Lalu bagaimana dengan pedal rem dilepas? Ketika dilepas maka tidak ada tekanan hidrolik yang menekan pada rem. Gaya sentrifugal yang muncul oleh gerakan piringan cakram tersebut. Hal ini akan mengembalikan posisi pada rem ke posisi semula. Dengan kata lain, kerja rem cakram ini sangat tergantung dari jumlah cairan rem dan juga sistem hidroliknya.

Cara Merawat Cakram Rem Agar Awet 

Setelah memahami konsep kerja cakra rem, saatnya kamu mengetahui cara untuk merawat cakram rem agar awet. Hal pertama adalah rutin untuk mengecek dan mengganti minyak rem. Ingat bahwa minyak rem sangat penting supaya maksimal. Kinerja rem cakram sangat mengandalkan piston yang ada di master rem. 

Master rem ini berfungsi untuk menggerakkan kaliper untuk mencengkeram piringan cakram, terutama ketika pengendara menarik tuas rem. Lancar dan tidaknya piston dalam menjalankan fungsinya ini akan tergantung pada pompa hidrolik. Hal inilah yang bekerja untuk mengalirkan minyak rem.

Bayangkan jika saluran minyak tersumbat karena minyak kotor. Terkadang ada kondisi ketika minyak sudah terlalu encer karena tercemar oleh bakteri. Maka dari itu, kamu sangat disarankan untuk tetap rutin mengecek dan mengganti minyak rem. Waktunya sendiri adalah minimal setahun sekali diganti dan paling lama dua tahun sekali. Ada baiknya kamu jangan lebih dari itu. Dengan demikian, kamu akan mendapatkan performa rem yang maksimal.

Hal berikutnya adalah membersihkan kaliper. Kamu juga bisa membersihkannya sendiri.  Caranya memang cukup mudah, namun harus dikerjakan dengan hati-hati. Hal pertama adalah lepas kaliper rem dari shockbreaker. Lepaskan bantalan rem dan bersihkan bantalan rem dengan sikat kawat. Kamu bisa memakai kompresor ke bagian yang susah dijangkau. 

Kaliper memang jarang sekali rusak. Namun perlu diingat bahwa ada kemungkinan rusak. Hal ini terjadi biasanya karena pemasangannya yang kurang tepat atau posisinya goyah karena faktor-faktor tertentu Hal ini ketika motor dipacu jalannya akan terasa seperti tersendat-sendat. Karena itulah, mengecek posisi kaliper sangat disarankan.