Ini Penyebab Bunyi Mesin Motor Kasar yang Kerap Terjadi

Permasalahan motor memang tidak ada habisnya. Salah satu yang kerap terjadi adalah bunyi mesin motor kasar. Tentunya hal ini bisa menjadi tanda kerusakan motor yang lebih parah. Agar kondisinya tidak semakin parah, ketahui sederet penyebab bunyi mesin motor kasar yang biasanya terjadi.

Oli Mesin Berkurang

Penyebab suara mesin bunyi umumnya disebabkan dari tingkat volume oli mesin motor. Seperti diketahui bahwa oli mesin memiliki peran penting sebagai cairan untuk melapisi setiap komponen dalam mesin motor. Tentunya oli motor berfungsi agar terlindungi ketika bergesekan antar komponen.

Selain itu, oli juga berfungsi sebagai pelumas untuk menjaga kondisi suhu mesin di dalam mesin menjadi lebih stabil. Bisa dibayangkan bila volume oli berkurang maka proses pelumasan akan berkurang. Hal ini bisa memicu gesekan yang cukup keras ketika mesin dihidupkan.

Kondisi kapasitas volume oli yang berkurang sebenarnya kerap menyebabkan masalah atau bunyi seperti besi bergesekan. Di sisi lain, ada juga mesin yang terdengar seperti suara ketukan atau klitik klitik. Umumnya, kondisi ini terjadi pada area kepala silinder.

Langkah pertama untuk mengatasi suara mesin motor yang kasar adalah bisa melakukan pengecekan pada volume olinya. Jika level volume berkurang maka kamu bisa menambahkan oli. Namun, jika volume oli tidak berkurang sama sekali maka kemungkinan besar ada penyebab lain yang memicu suara berisik pada mesin motor tersebut.

Timming Chain yang Kendor

Jika kamu tidak mengetahui bahwa timming chain merupakan rantai yang posisinya ada di samping mesin. Rantai ini akan menghubungkan poros engkol dengan poros nok. Rantai yang berbahan besi ini pastinya bisa kendor apalagi posisinya ada di dalam mesin. Seperti rantai roda, jika rantai ini molor maka akan menimbulkan bunyi yang kurang nyaman didengar.

Lalu bagaimana solusi untuk mengatasi timming chain yang kendor? Tentunya kamu bisa mengganti tensioner motor dengan tipe tensioner manual. Salah satu kelebihannya adalah menegangkan timming chain dengan range lebih jauh. Namun ini juga berisiko membuat timming chain putus jika tidak tepat memakainya.

Cara berikutnya adalah bisa mengganti dua komponen yaitu tensioner maupun timming chain. Apabila sudah diganti maka sudah dipastikan tegangannya lebih kuat. Salah satu kelemahannya adalah masalah harga.

 

 

Kebocoran pada Kompresi

Penyebab bunyi mesin motor kasar berikutnya adalah karena adanya kebocoran pada bagian kompresi motor. Jika kompresi motor tentunya kinerja motor akan ikut menurun dan sangat berisiko mengeluarkan bunyi. Apalagi hal ini juga berisiko membuat tenaga motor malah menjadi hilang.

Bunyi yang dihasilkan umumnya bukan seperti gesekan tapi dari bunyi pembakaran yang lebih kasar. Biasanya kondisi ini diperparah dengan asap putih dari knalpot. Jika terjadi kondisi ini, motor harus dibawa ke bengkel supaya bisa dilakukan perbaikan. Penyebab bunyi mesin motor yang kasar dan berisik seperti ini sangat berisiko merusak komponen lainnya.

Celah Katup yang Terlalu Lebar

Biasanya terdapat jarak antara ujung batang katup dengan ujung rocker arm dalam posisi katup tertutup. Celah ini biasanya sekitar 0,2 mm sampai 0,3 mm. Jika celah klep terlalu sempit maka tidak ada ruang bagi katup untuk memuai. Hal ini bisa menyebabkan kebocoran kompresi dari katup yang tidak tertutup rapat.

Namun jika terlalu lebar, pembukaan katup bisa lebih lambat dan suaranya juga lebih keras. Meski celahnya tidak sampai satu mili, hal tersebut bisa menimbulkan suara cukup berisik seperti adanya ketukan logam. Gerakan rocker arm bisa menekan batang katup yang terjadi tiba-tiba.

Salah satu solusinya kamu cukup melakukan penyetelan ulang katup mesin dengan spesifikasi 0,2 mm pada intake valve dan 0,3 mm pada exhaust valve. Celah katup ini lebih besar karena berhubungan dengan gas buang temperature tinggi sehingga laju pemuaian bisa lebih jauh.