Perhatikan Ini Sebelum Servis Motor di Bengkel Resmi

Banyak orang yang terkadang lupa untuk melakukan perawatan motornya ke bengkel. Padahal ini adalah hal yang sangat penting. Jika kamu ingin melakukan servis motor di bengkel resmi, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dengan jelas. Ini dia daftarnya.

Kenali Detail Bengkel Resmi

Sebelum datang ke bengkel resmi, pastikan bengkel tersebut memiliki hubungan dengan merek motor yang dimiliki. Tentunya bengkel resmi hanya melayani kendaraan dengan merek yang dijual. Di dalam bengkel resmi umumnya terdapat beberapa bagian teknisi.

Biasanya terdapat mekanik yang memegang teknisi perbaikan umum, penasehat layanan hingga mandor perbaikan umum. Hal ini yang mungkin membedakan dengan bengkel biasa karena biasanya hanya dipegang oleh satu orang saja.

Lakukan Komunikasi denganĀ  Mekanik

Saat melakukan servis motor di bengkel resmi, kamu biasanya akan diberikan sederet pertanyaan mengenai keluhan motor yang dialami. Setelah itu, keluhanmu akan disampaikan kepada mekanik. Tapi, tidak ada salahnya kamu langsung berkomunikasi dengan mekanik. Tentunya ini akan membantu mekanik menangani motor sesuai dengan keadaan.

Apalagi setiap mekanik memang mempunyai cara yang berbeda ketika menangani motor. Agar penanganan tepat, maka kamu harus memberitahu kondisi motor dengan jelas kepada mekanik. Kamu juga bisa menjelaskan kepada mekanik bagaimana gaya atau selera saat mengendarai sepeda motor.

Poin-poin penjelasan mengenai kondisi motor ternyata cukup membantu mekanik. Saat pengerjaan, mekanik dituntut kerja cepat karena harus menyelesaikan daftar antrian pelanggan. Maka dari itu, poin keluhan atau beberapa catatan motor sangat penting bagi mekanik sehingga mereka tahu apa yang harus dilakukan. Hal ini juga bisa membuat pengerjaan motormu semakin maksimal.

Terakhir, jangan lupa untuk mendengarkan pendapat dari mekanik. Biasanya mekanik akan melakukan test drive untuk memastikan masalahnya. Terkadang sebagai pengguna kita tidak menyadari masalah-masalah yang ada di motor. Kadang kali kita juga tidak memahami masalah tersebut. Maka dari itu, penting bagi para pengguna untuk mendengarkan apa yang menjadi catatan mekanik.

Biaya Servis

Biasanya banyak orang yang enggan melakukan servis motor di bengkel resmi karena takut harganya mahal. Maka dari itu, kamu perlu memahami beberapa hal seputar biaya. Pertama adalah servis yang dilakukan di tahun pertama umumnya gratis.

Biasanya pabrikan motor Honda, Suzuki, Yamaha, Kawasaki dan lainnya akan memberikan jasa servis gratis yaitu saat motor mencapai 500 KM, 2.000 KM, 4.000 KM hingga 8.000 KM. Namun perlu diingat ini hanya biaya servisnya saja. Sementara biaya lainnya harus ditanggung oleh pengguna.

Kemudian, ada pula biaya servis ringan. Servis ini lebih banyak ke pengecekan dan tidak melakukan penggantian apapun. Misalnya melakukan pemeriksaan sistem injeksi hingga saringan udara. Biasanya bengkel akan membersihkan bagian sistem injeksi. Kondisi busi, battery, lampu hingga klakson juga akan diperiksa pada servis ringan.

Mekanik juga akan melakukan penyetelan pada rantai roda, rem depan dan belakang serta melumasi beberapa bagian. Sebut saja melumasi rantai roda, setang kemudi hingga kabel gas. Mekanik juga akan mengencangkan bagian mur dan baut serta memeriksa roda dan ban.

Pemeriksaan juga berlanjut dengan bagian kopling, sensor injeksi, radiator, putaran mesin hingga saklar standar samping. Penyetelan juga dilakukan pada bagian klep dan kopling. Untuk biaya servis ringan ini umumnya beragam tergantung merk motor. Variasi harganya Rp 100 ribu sampai dengan Rp 200 ribu.

Terakhir adalah biaya servis berat. Biasanya ini adalah biaya servis ringan lalu ditambah dengan penggantian komponen. Misalnya mengganti V-Belt seharga Rp 120.000. Pengerjaan servis berat juga termasuk mengganti spare part dalam piston set hingga penggantian komponen di dalam ruang transmisi.

Itu dia sederet hal yang perlu kamu ketahui seputar servis motor di bengkel resmi. Tentunya perawatan motor adalah hal yang utama supaya motor tetap sehat dan awet. Hal ini juga berpengaruh terhadap keselamatan berkendara dan kenyamanan.