Gaya Modifikasi Yamaha Mio Lawas yang Bisa Dicontoh 

Modifikasi memang menjadi hal yang menarik bagi banyak orang. Bahkan, banyak orang yang punya motor jenis lama dan mencoba mengubah tampilan sehingga masih tampil keren. Salah satunya adalah modifikasi Yamaha Mio versi lawas atau versi lama. Nah, ada beberapa jenis modifikasi yang bisa kamu contoh loh! 

Spakbor Belakang Lebih Tinggi

Salah satu gaya modifikasi yang bisa dilakukan adalah membuat bagian spakbor belakang tampak lebih tinggi dan panjang. Gaya ini mungkin akan merujuk pada gaya trail. Ada banyak manfaat ketika kamu menggunakan gaya spakbor yang lebih tinggi. Salah satunya adalah ketika melewati jalan berlumpur. 

Spakbor panjang ke belakang berfungsi untuk melindungi punggung pengendara supaya tidak terkena cipratan lumpur atau air. Yamaha Mio versi standar hanya memiliki spakbor yang dekat dengan ban. Maka untuk modifikasi Yamaha Mio, kamu bisa mengubah bentuk spakbor supaya berkendara jadi lebih nyaman. 

Gaya Stiker atau Decals

Gaya berikutnya adalah dengan membeli Decal stiker. Dari segi harga, modifikasi ini jauh lebih murah. Kamu juga bisa memesan berbagai grafis sesuai dengan keinginan atau selera. Harganya sendiri berkisar Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu. Memang gaya stiker ini tidak awet karena cepat pudar. Maka dari itu, membutuhkan perawatan khusus. Namun hal ini bukan jadi masalah karena harganya pun termasuk murah. 

Modifikasi yang Lebih Sporty 

Kamu bisa menambahkan kesan sporty pada Yamaha Mio. Salah satu caranya adalah menambahkan striping pada bagian bodi sehingga tampilan motor akan semakin sporty. Modif Mio akan semakin sporty dengan memakai grafis dengan warna cerah dan kontras. Tentunya bagian bodi yang mengubah tampilan tampak lebih sporty. 

Model Touring

Ternyata Yamaha Mio bisa diubah juga menjadi motor yang bisa dipakai touring. Banyak yang mengira motor touring hanya bisa memakai motor yang besar atau motor yang dianggap nyaman atau tidak membuat lelah. Kamu bisa melakukan modifikasi Yamaha Mio sehingga motor tersebut lebih nyaman untuk dipakai touring. 

Kamu bisa menambahkan beberapa aksesoris misalnya box yang diletakkan bagian samping atau belakang. Tentunya ini akan menampung barang yang dibutuhkan selama touring. Selain itu, kamu bisa mengubah ban dengan tapak yang lebih lebar. Hal ini dilakukan supaya motor bisa lebih stabil ketika akan melakukan manuver saat touring. 

Modifikasi Knalpot

Yamaha Mio bisa diubah dengan knalpot yang bervariasi. Salah satunya adalah knalpot yang lebih tinggi. Dengan knalpot yang tinggi, Mio juga lebih nyaman untuk dikendarai. Knalpot juga membantu kamu saat melewati genangan air serta tidak bermasalah ketika jalan sedang bergelombang. 

Modifikasi Simpel

Dari berbagai aliran modifikasi Mio di atas, kamu memilih modifikasi Yamaha Mio yang simple. Pasalnya modifikasi ini tidak membutuhkan biaya terlalu besar. Kamu bisa membeli knalpot dan velg tanpa merubah bagian bodi. Modifikasi ini juga lebih nyaman digunakan sebagai motor harian. Tentunya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti tidak memakai ban cacing. Modifikasi ini justru membahayakan saat bermanuver di tikungan maupun melewati jalanan berlubang atau polisi tidur.

Modifikasi Yamaha Mio

(Sumber foto: Instagram/refanc_graphic)

Thai look

Modifikasi Yamaha Mio bergaya Thailook cukup banyak dilakukan saat ini. Ciri khas modifikasi ini adalah memakai banyak sekali aksesoris yang membuat motor terlihat lebih berwarna. Modifikasi Mio bergaya Thailook juga merubah sektor kaki-kaki dengan menggunakan velg jari-jari ring 16 atau ring 17 untuk menggantikan velg bawaan motor yang biasanya berukuran ring 14. Selain itu, modifikasi motor Thailook biasanya dibalut warna-warna cerah yang akan terlihat mencolok saat dikendarai di jalan raya.