Vintage Clasic era Perang, Modifikasi gaya klasik yang penuh Nostalgia

Pak Cepy, demikian nama mekanik asal bandung ini. Dia dan adiknya membuka bengkel modifikasi di bilangan Cikutra Bandung. Dari tangan, keahlian dan kreatifitas merekalah terwujud modifikasi Vintage ini. Bentuk Asli dari motor sudah hilang, tanpa sisa, hanya blok mesin nya lah yang masih orisinil bawaan pabrik.

Honda GL Pro Neotech 96 yang di sulap nya ini bisa di golongkan replika yang diadopsi dari gaya klasik tahun 1950 an.
Kerja keras berminggu-minggu yang dilakukan kakak beradik ini dengan penuh dedikasi, membuahkan hasil yang cukup dapat menggugah kita untuk ber nostalgia ke masa lalu.

 

War-era meninggalkan kenangan tersendiri pada dunia otomotif khususnya. Meskipun bukan merupakan kendaraan yang dibuat khusus untuk perang itu sendiri,  motor juga sering digunakan oleh para tentara untuk keperluan mengirim pesan berupa kendaraan kurir dan transportasi tentara dari suatu titik ketitik lainnya di garis belakang medan tempur. Jenis yang dikeluarkan Inggris ini adalah tipe Norton 16H, yang dibuat antara tahun 1911 sampai 1054.

 

Motor pada era itu tampak  sangat mengedepankan aspek fungsional dan penampilan. Aspek kenyamanan belum berkembang pesat dan belum menjadi tuntutan  atau faktor yang terlalu penting seperti sekarang ini. Hal ini dapat dimengerti karena motor pada saat itu masih merupakan kendaraan mewah untuk kalangan tertentu. Berbeda dengan hari ini dimana motor sudah menjadi alat transportasi pribadi yang umum dipakai oleh semua kalangan

 

Dari segi estetis motor ini tampak sangat elegan dan tampak memancarkan wibawa yang lain dari yang lain. Terlebih bila digunakan di zaman sekarang. Posisi mengemudi tampak khas dari motor di era ini, yaitu condong ke depan. Double seater yang terpisah masih mengadopsi desain tempat duduk sepeda, yang memang adalah kakek dari kendaraan bermotor roda dua.

 

Pengalaman berkendara pada motor jenis ini memang hampir serupa dengan pengalaman bersepeda hanya saja ada mesin motor yang menggantikan tenaga kaki kita. Tenaga kaki diganti oleh tenaga kuda.

 

Meski pun demikian aspek aerodinamik tampak sudah diperhatikan dengan baik. Ini terlihat dari desain tangki dan garis-garis  lengkung tanpa sudut pada mud-guard. Dilengkapi pula dengan pelindung kaki di muka kaki pengemudi, sebagai perlindungan tambahan untuk menembus belukar.

 

Berikut ini adalah spesifikasi pabrik dari Honda GL Pro Neotech 96. Modifikasi yang dilakukan pak Cepy tentu saja  menghasilkan motor yang sama sekali baru dengan spesifikasi yang berbeda dengan spesifikasi asli dari GL Pro Neotech. Motor hasil modifikasi bentuk yang berwujud motor klasik vintage yang merupakan replika dari Norton 16H.

 

Tipe Sport Touring
Tahun Produksi 1995-1999
Engine OHC, 4 Tak
Kapasitas Engine 156,7 cc
Bore x Stroke 63,5 x 49,7 mm
Rasio Kompresi 9,0 : 1
Maximum Power 14,7 hp @ 8500 rpm
Maximum Torque 1,3 kgf.m @ 6500 rpm
Fuel System Cylinder Ventury Carburator 24’’
Sistem Pendingin Udara
Sistem Pengapian CDI-DC, Battery
Battery 12 V – 4 Ah
Busi ND X 24 EP-U9 / NGK DP8EA-9
Transmisi 5-Speed ( 1-N-2-3-4-5)
Kopling Manual, Wet & double clutch
Starter Kick
Drive Chain (Rantai)
Dimensi
Panjang 2034 mm
Lebar 754 mm
Tinggi 1062 mm
Jarak Sumbu Roda 1281 mm
Tinggi Jok 772 mm
Jarak ke Tanah 149 mm
Kapasitas Oli Engine 0,9 liter
Kapasitas Tangki BBM 8 liter
Berat kosong 103 kg
Konsumsi BBM 51,4 km/liter pada kecepatan 50 km/jam
Rangka Diamond Steel
Suspensi
Depan Telescopic
Belakang Swing arm, Double Shockbreaker
Ban
Depan 2,75 – 18 – 42P
Belakang 3,00 – 18 – 47P
Rem
Depan Cakram, Double Piston
Belakang Tromol (Drum)
Rantai Kamprat Silent Chain
Gear Belakang 46
Noken As 2 Bearing

 

Mesin standar GL Pro Neotech 96 ini adalah satu-satunya yang tersisa setelah modifikasi. Frame rangka body sepenuhnya mengalami perubahan untuk mendapatkan bentuk yang diinginkan, demikian pula lampu set dan aksesori motor ini diganti sepenuhnya, full custom.

 

Semua parts dikerjakan in-house oleh work-shop ini, Hal ini dilakukan karena parts dari replika motor ini tidak dapat dijumpai di pasaran. Hal ini rupanya tidak menjadi hambatan bagi pak Cepy.

 

Salah satu ciri khas dari gaya ini adalah rangka body dengan pengkaku dari besi dengan diameter yang lebih kecil. Suatu Produk memang mencerminkan teknologi yang berkembang pada masanya. termasuk desain rangka yang khas dari zaman itu.

 

Selain faktor teknologi, pengaruh seni estetika yang berkembang pada zaman itu juga berbeda dengan seni stetika saat ini. Selera dan trend yang menyangkut estetika memang selalu berubah dari zaman ke zaman

 

Blok mesin tampak duduk dengan manis dalam rangka baru motor ini. Pembuatan rangka mesin dilakukan dengan sangat persisi. Detail detail cantik tidak lupa ditambahkan untuk menyesuaikan dengan bentuk klasik nya.

 

Gaya ini mungkin juga dapat disebut sebagai naked-bike nya zaman perang. Semua bagian komponen motor tampak ter expos dan dan sekaligus juga menjadi elemen estetik dari motor ini.

 

Selain sentuhan naked bike, jenis motor ini pun sebenar nya di desain untuk touring. Tetapi mungkin lebih tepat kalau disebutkan bahwa motor ini di desain untuk segala keperluan. Pada zaman itu Industri sepeda motor belum mengenal spesialisasi fungsi seperti yang kita  kenal sekarang ini. Berbeda dengan zaman kini, di mana desain sepeda motor telah berkembang sedemikian rupa untuk memenuhi aspek-aspek fungsi khusus sesuai kebutuhan, termasuk selera estetik. Pada zaman itu sepeda motor lebih bersifat all-purpose

 

Keberhasilan dari modifikasi dari modifikasi replika ini terletak pada detail yang sangat mendekati bentuk  aslinya. Tantangan nya agak berbeda sifatnya dengan modifikasi  lain. Dalam membuat replika, kreatifitas yang dituntut lebih condong  dalam hal teknis untuk dapat membuat modifikasi yang semirip mungkin dengan aslinya.

 

Dari Modifikasi ini dapat kita lihat bahwa dunia otomotif khususnya kendaraan bermotor roda dua adalah perpaduan antara teknologi dan seni. Teknologi sebagai pendorong utama dari kemajuan yang dari tahun ke tahun dan dari zaman ke zaman terus berkembang kearah yang lebih baik. Mesin yang lebih kuat, efisien dan irit terus menerus terlahirkan dari hasil pemikiran para engineer. Bersamaan dengan itu teknologi  lain yang terkait pun demikian pula hal nya. Teknologi dalam bidang manufacturing pun memberikan andil yang sangat besar.

 

Teknologi material tidak ketinggalan, sangat besar pengaruh nya terhadap industri sepeda motor. Material kuat ,ringan, dan memiliki spesifikasi khusus terus  dikembangkan untuk menunjang penampilan dan performa sepeda motor.

 

Perbaikan yang terus menerus tampak jelas terjadi. Semakin hari para penggemar kendaraan bermotor roda dua ini semakin dimanjakan dengan pilihan-pilihan baru yang semakin menggiurkan.